• Jumat, 30 September 2022

Perekonomian Indonesia tetap kuat karena ditopang domestik, probabilitas resesi hanya 2 persen

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 15:43 WIB
Ilustrasi perekonomian Indonesia tetap kuat ditopang oleh indikator makro yang positif dan ditopang ekonomi domestik. (Antara)
Ilustrasi perekonomian Indonesia tetap kuat ditopang oleh indikator makro yang positif dan ditopang ekonomi domestik. (Antara)

HARIAN MERAPI - Peluang Indonesia untuk masuk ke jurang resesi sangat kecil, hanya 3%.

Demikian dikatakan Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Berdasarkan leading indicator CEIC seperti keuangan moneter, pasar tenaga kerja dan industri, perekonomian Indonesia masih diperkirakan menguat.

Baca Juga: Bisnis tas berujung pengadilan, pengacara anggap terdakwa harusnya jadi korban: uang Rp 4 M belum dikembalikan

Bahkan Indonesia berada di bawah indikator 100, sehingga jauh dari sinyal resesi.

Tidak hanya akan minim resiko resesi, dengan berbagai indikator perekonomian yang positif di tengah ancaman krisis global maupun stagflasi, pemerintah optimis, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun depan berada pada kisaran 5,3% hingga 5,9%.

"Proyeksi pertumbuhan ekonomi kita di 2022 ini masih optimis di 5,2% dan diharapkan di 2023 kita bisa tingkatkan antara 5,3% hingga 5,9%," kata Menko Airlangga yang juga Ketua Umum Partai Golkar ini.

Probabilitas Indonesia untuk masuk ke jurang resesi diakui sejumlah Ekonom sangat kecil.

Menurutnya, jika dilihat dari dari indikator makro ekonomi, kondisi indonesia lebih baik di antara emerging market lain yang mengalami resesi seperti El salvador, Srilangka, Ghana, yang kondisinya ada tekanan.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X