• Jumat, 12 Agustus 2022

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Dorong Pemulihan Ekonomi Daerah, Begini Langkahnya

- Senin, 20 Juni 2022 | 10:39 WIB
 Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan keynote speech secara daring pada Rakernas ke-14 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2022, Sabtu (18/6/2022).  (ANTARA/HO-Kemenko Perekonomian.)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan keynote speech secara daring pada Rakernas ke-14 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2022, Sabtu (18/6/2022). (ANTARA/HO-Kemenko Perekonomian.)



JAKARTA, harianmerapi.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong daerah untuk segera merespons cepat pemulihan ekonomi.


Airlangga mengatakan hal itu dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (20/6/2022).
Airlangga mengatakan, koordinasi yang kuat dan respons cepat dari pemerintah daerah diperlukan untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi.

“Koordinasi yang kuat sangat diperlukan untuk menjawab berbagai tantangan. Respons cepat dari seluruh pihak dibutuhkan untuk dapat mempertahankan momentum pemulihan ekonomi nasional,” katanya

Baca Juga: Perlu Dibangkitkan Kembali Industri Rumahan Pembuat Minyak Goreng Berbahan Baku Daging Buah Kelapa

Saat ini, ujarnya, dunia tengah dihadapkan pada berbagai tantangan yang disebut oleh PBB sebagai The Perfect Storm. Tantangan tersebut adalah COVID-19, Conflict, Climate Change, Commodity Prices, dan Cost of Living. Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun 2022 menjadi 2,9 persen dari sebelumnya 4,4 persen utamanya sebagai imbas konflik geopolitik Rusia dan Ukraina.

Kendati demikian, indikator sektor eksternal Indonesia masih menunjukkan ketahanan yang solid. Hal tersebut tercermin dari tren surplus neraca perdagangan selama 25 bulan berturut-turut, serta rasio utang luar negeri Indonesia terhadap PDB berada pada level yang aman.

Airlangga menuturkan prospek ekonomi yang membaik ini akan membantu menjaga kepercayaan publik dan investor, sehingga dapat mendorong kegiatan perekonomian nasional, meski dalam keadaan ketidakpastian global yang melanda.

Baca Juga: Wakil Ketua MPR Dorong Kontribusi Perempuan di Ruang Publik, Ini Sebabnya

“Momentum Presidensi G20 Indonesia di tahun 2022 juga akan kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk mendorong pemulihan dan transformasi ekonomi,” tuturnya.

Di tengah berbagai risiko ketidakpastian global yang eskalatif, Pemerintah terus melanjutkan program Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Terhadap alokasi PEN tersebut, Pemerintah memberi perhatian yang serius terhadap sektor UMKM. Peningkatan akses pembiayaan menjadi salah satu strategi pengembangan UMKM, diantaranya melalui program pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X