cermin

Waspadai, Vape Aroma Narkoba

Minggu, 8 Maret 2026 | 09:00 WIB
Ilustrasi vape atau rokok elektrik. ( ANTARA/Pixabay)

MUNGKIN ini modus baru, vape menjadi media untuk mengonsumsi narkoba. Bahkan Badan Nasional Narkotika (BNN) menyatakan rokok elektrik atau vape sebagai pintu masuk narkoba, ini fakta yang tidak terbantahkan. Padahal, seperti kita tahu, banyak remaja yang mengonsumsi vape. Celakanya, kita menganggapnya sebagai cara merokok yang aman.

Jika demikian, apa yang mesti kita lakukan ? Tentu saja mencegah jangan terjadi penyalahgunaan vape untuk konsumsi narkoba. Apalagi, dengan beraneka rasa dan aroma vape semakin mengaburkan terjadinya penyalahgunaan narkoba. Tak hanya aparat penegak hukum yang melakukan pencegahan, melainkan juga masyarakat. Artinya, ketika masyarakat menemukan hal mencurigakan, segera lapor ke aparat.

Harus kita akui, selama ini kita percaya bahwa vape adalah sarana yang efektif untuk berhenti merokok. Seolah-olah vape menjadi jalan keluar bagi mereka yang kecanduan rokok dan ingin berhenti. BNN menyebutnya cara itu sebagai sebuah ilusi yang tidak terbukti secara efektif. Alih-alih berhenti merokok, sebaliknya malah menjadi pintu masuk konsumsi narkoba.

Baca Juga: Jaga Kamtibmas Ramadan, Polres Sukoharjo Intensifkan Turun ke Masyarakat

Perang melawan narkoba memang terus digencarkan. Para pelaku kejahatan narkoba juga tidak akan berhenti untuk terus meracuni masyarakat, terutama generasi muda melalui berbagai cara. Modus peredarannya beragam, mulai dari mengemasnya ke dalam permen, hingga yang paling  baru melalui rokok elektrik.

Dari aspek kesehatan sendiri, rokok elektrik tidak lebih sehat ketimbang rokok konvensional. Bahkan, para ahli menyebut bahayanya lebih besar ketimbang rokok konvensional. Nah, apalagi bila di dalamnya terkandung narkoba yang membuat konsumennya ketagihan. Modus baru ini harus diwaspadai, mumpung belum begitu merebak.

Berkaitan itu, perlu pengawasan, mulai dari hulu hingga ke hilir. Artinya distribusi vape pun harus diawasi, karena boleh jadi ada pihak yang sengaja menyalahgunakannya untuk kejahatan narkoba. Termasuk di Yogya, pengawasan harus diperketat, baik untuk distributor atau pengecer maupun pengguna.

Baca Juga: Jaga Kamtibmas Ramadan, Polres Sukoharjo Intensifkan Turun ke Masyarakat

Dalam pemberantasan narkoba, biasanya kita hanya fokus pada pengguna, padahal justru yang lebih penting distributornya, karena mereka mengedarkan ke mana-mana. Untuk memberantas penyalahgunaan narkoba memang butuh sinergi antara masyarakat dan penegak hukum. Penjahat akan selalu mencari celah untuk menghindari kejaran petugas. Inilah yang perlu mendapat perhatian serius, terutama partisipasi masyarakat untuk melapor. (Hudono)

 

Tags

Terkini

Sepuluh cara menjaga persaudaraan sejati

Sabtu, 18 April 2026 | 17:00 WIB

Menjaga kebersihan hati

Jumat, 17 April 2026 | 17:00 WIB

Tujuh Indikator Kebahagiaan Hidup

Jumat, 17 April 2026 | 06:02 WIB

Delapan golongan manusia yang dicintai Allah SWT

Rabu, 15 April 2026 | 17:00 WIB

Zaman Edan, dan Ruh yang Mencari Jalan Pulang

Rabu, 15 April 2026 | 16:10 WIB

Relaksasi dan Kompetensi WPOP di Era Coretax

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB

Hikmah haji dan umrah

Selasa, 14 April 2026 | 17:00 WIB

Al-Quran tentang keutamaan bekerja keras

Senin, 13 April 2026 | 17:00 WIB

Guyub-Rukun demi Kedamaian

Senin, 13 April 2026 | 13:00 WIB

Hikmah Umrah dan Haji

Senin, 13 April 2026 | 07:00 WIB