• Kamis, 23 September 2021

Calon Pengantin Wanita Positif Corona, Resepsi Dibatalkan

- Kamis, 22 Juli 2021 | 20:07 WIB
22nikah1
22nikah1

SENTOLO (MERAPI)- Seorang calon pengantin di Dusun Sidowayah, Sukoreno, Sentolo, Kulonprogo harus menjalani akad nikah di ruangan khusus usai positif corona sehari jelang akad, Kamis (22/7). Sehari sebelumnya, pihak keluarga sudah merencanakan resepsi dan bahkan sudah memasang tenda dan dekorasi.
Kasubag Humas Polres Kulonprogoi Iptu Nengah Jefri kepada wartawan kemarin menjelaskan, awalnya pada Rabu (21/7) pukul 09.00 WIB Satgas Covid-19 Kapanewon Sentolo mendapat informasi adanya warga masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan pernikahan di Dusun Sidowayah RT 03/02 Sukoreno, Sentolo.

Dengan adanya informasi tersebut, selanjutnya ditindaklanjuti oleh Satgas Covid 19 Kapanewon Sentolo yang dipimpin oleh Kapolsek, Danramil dan Panewu Sentolo. Petugas gabungan lantas mendatangi rumah yang punya gawe yakni Pnm. "Petugas memberikan edukasi agar Bapak Pnm tidak melaksanakan resepsi pernikahan mengingat sesuai dengan aturan PPKM Darurat maupun PPKM Level 4, untuk kegiatan resepsi pernikahan tidak dilaksanakan," jelasnya.

Jefri menjelaskan, saat itu tenda dan segala persiapan pernikahan sudah disiapkan oleh warga. Atas kedatangan dan edukasi dari tim Satgas Covid 19 Kapanewon Sentolo, jelasnya, Pnm dan keluarga akhirnya bisa menerima dan menyatakan akan mengikuti aturan dengan melaksanakan sesuai dengan aturan PPKM. Saat itu disepakati ahad nikah di kantor KUA Sentolo pada hari Kamis 22 Juli 2021 pukul 09.00 WIB dan tidak akan melaksanakan resepsi di rumah.

Selanjutnya, jelas Jefri, pada hari Rabu sekitar pukul 19.00 WIB, Pnm, calon mempelai dan 2 saksi melaksanakan test antigen di RS Quenn Latifa Sentolo sebagai syarat untuk melakukan ahad nikah di KUA Sentolo. Saat itu hasilnya Pnm dan Ad selaku calon mempelai wanita dinyatakan positif Covid 19.
Dengan adanya hasil tersebut, jelas Jefri, Ahad nikah tetap digelar di KUA Sentolo pada hari Kamis 22 Juli 2021 pukul 09.00 WIB dengan tekhnisnya, Pnm serta Ad ditempatkan di ruang terpisah dan prosesi menikahkannya dilakukan oleh pihak KUA. "Sebelumnya Pnm membuat surat kuasa dan melimpahkan haknya sebagai wali kepada pihak KUA," tambahnya.
Dengan adanya hasil swab antigen yang positif tersebut, pihak KUA Sentolo selanjutnya memberitahukan kepada Satgas Covid 19 Kapanewon Sentolo dan ditindak lanjuti dengan mendatangi rumah Pnm untuk melakukan edukasi.

Ditambahkan, menurut warga, ternyata Pnm tidak menyampaikan kepada warga sekitarnya terkait dengan hasil Swab Antigen yang dilakukannya pada hari Rabu tanggal 21 Juli 2021 sehingga apa yang disampaikan oleh Satgas Covid 19 Kapanewon Sentolo yang langsung dipimpin oleh Kapolsek, Danramil dan Panewu Sentolo dapat diterima oleh warga masyarakat Sidowayah.
Jefri kemudian membantas adanya isu pembubaran pesta nikah karena mempelai wanita positif corona. "Apa yang dilakukan oleh tim Satgas Covid 19 Kapanewon Sentolo dalam hal penegakan aturan PPKM selama ini selalu dilakukan dengan tindakan persuasif dan penuh edukasi sebagai upaya agar tidak terjadi benturan dengan masyarakat yang tentunya akan menimbulkan permasalahan baru dalam penanganan Covid 19," sebutnya.(Unt)

Editor: admin_merapi

Terkini

Korban Tenggelam di Palabuhanratu Masih Dicari Tim SAR

Rabu, 22 September 2021 | 06:04 WIB

Ditampar Suami 3 Kali, Istri Nekat Lapor Polisi

Selasa, 21 September 2021 | 22:21 WIB
X