HARIAN MERAPI – Angka kematian akibat Covid-19 di Jepang ternyata sangat tinggi.
Angka kematian mencapai lebih dari 300 orang setiap hari akibat Covid-19.
Data tersebut disampaikan mantan Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban yang diunggah dalam akun twitter pribadinya seperti dikutip harianmerapi.com Senin (26/12/2022).
Baca Juga: Liverpool kepincut pinang bintang muda Argentina Enzo Fernandez, siapkan mahar 105 juta pound
Zubairi Djoerban menyebut, situasi Jepang di tengah gelombang ke-8 baru-baru ini angka kematiannya cukup tinggi.
“Angka kematian tiap hari lebih dari 300 orang,” tulis Zubairi Djorban.
“Sedangkan kasus baru harian di atas 170 ribu. Kasus mingguan lebih dari satu juta ,” tambahnya.
“Anak-anak yang sehat meninggal setelah terinfeksi Covid-19,” katanya.
Unggahan tersebut banyak mendapat tanggapan dari netizen.
“Kenapa di Jepang dan China malah jadi naik lagi kasusnya prof,” tanya netizen.
“Di China situasinya juga mengerikan, betul-betul out of control, apakah Indonesia perlu mengantisipasinya ? tanya netizen lain.
Baca Juga: Lagi viral, ini manfaat anak bermain lato-lato, nomor lima bikin hepi bun
“Ini mengingatkan saya saat varian delta ngamuk di Indonesia bulan Jan Feb 2022, bulan Desember 2020 ngamuk duluan di Wuhan,” timpal netizen lain lagi.*
Artikel Terkait
Kasus Covid-19 bertambah 1.233, kasus terbanyak masih didominasi dari Jakarta, ini urutan berikutnya.
Dokter Andi Khomeini: sebelum divaksin Covid-19, dianjurkan melakukan ini
Apakah orang yang sudah divaksin Covid-19 harus cek agregasi trombosit, ini jawaban Prof Zubairi Djoerban
Bantul antispasi perkembangan Covid-19 pada Natal dan tahun baru, ini langkah yang ditempuh
Apa itu hiposmia, gejala baru Covid-19 yang dilaporkan meningkat