• Rabu, 26 Januari 2022

Tracing Covid-19 Masih Rendah, Ketua IDI Bali: Ada yang Menolak Isolasi

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 08:06 WIB
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Bali dr I Gede Putra Suteja. (ANTARA/Ayu Khania Pranisitha)
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Bali dr I Gede Putra Suteja. (ANTARA/Ayu Khania Pranisitha)

DENPASAR, harianmerapi.com - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Bali dr I Gede Putra Suteja mengatakan saat ini tingkat tracing Covid-19 di Bali masih rendah. Ironisnya masih ditemukan individu-individu yang bergejala namun menolak isolasi.

"Realita yang terjadi sekarang adalah tracing rendah, satu pasien positif di-tracing 3-5 orang sedangkan WHO menyarankan 20-30 orang untuk tracing, sehingga ini memang agak berat. Tapi ada juga yang sudah bergejala tidak mau isolasi mandiri maupun terpusat," kata dr Suteja saat diskusi secara virtual di Denpasar, Bali, Rabu (4/8/2021).

Ia mengatakan diketahui bahwa ada 5.600 dokter di Bali, dengan 72 rumah sakit pemerintah maupun swasta serta 120 puskesmas di Bali yang melakukan penanganan Covid-19. Pihaknya menyadari bahwa yang menjadi masalah saat ini adalah tempat isolasi terpusat yang hampir penuh dan terbatas, begitu juga ruang ICU di rumah sakit.

Baca Juga: Buleleng Dominasi Kasus Kematian Pasien Covid-19 Tertinggi di Bali

Dalam situasi saat ini, kata dia tempat isolasi, ruang ICU dan oksigen juga terbatas ketersediaanya. Menurut dia, jumlah alat kesehatan yang ada dengan kebutuhan memang tidak seimbang, sehingga beberapa rekan dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dengan Satgas setempat memesan hingga ke luar daerah Bali.

"Selain persentase tracing rendah, kendala lainnya terjadi di masyarakat yang takut dibawa ke tempat isolasi karena tempatnya jauh. Jadi saya sampaikan bagaimana agar isolasi dalam ruang lingkung banjar atau desa. Kemudian mereka (masyarakat) juga dibantu kebutuhan hariannya," jelasnya.

Menurut dia, dengan menyediakan tempat isolasi dalam ruang lingkup banjar atau desa bisa membantu agar tidak lagi terjadi penolakan untuk isolasi bagi individu yang bergejala. Sehingga tidak lagi terpusat di lingkup kabupaten/kota hingga lintas wilayah.

Baca Juga: Dinas Kesehatan Denpasar Salurkan Vaksin Moderna untuk 10.991 Tenaga Kesehatan RS dan Puskesmas

Selain itu, capaian vaksinasi per Rabu (4/8) yaitu untuk tahap I ada 3.078.858 orang dengan capaian 102,76 persen dan vaksinasi tahap II tercapai 973.329 orang dengan capaian 32,49 persen.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Puluhan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Jember

Senin, 17 Januari 2022 | 08:30 WIB

Gempa Bumi Banten, BPBD Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 16 Januari 2022 | 17:45 WIB
X