• Selasa, 19 Oktober 2021

Gunung Sewu Tidak Dimasukkan Pemkab Gunungkidul Sebagai Geopark dalam Kajian Perda

- Senin, 2 Agustus 2021 | 18:53 WIB
Pemkab Gunungkidul menyelenggarakan vaksinasi pelaku wisata di Geosite Ngingrong. (ANTARA/HO-Humas Pemkab Gunung Kidul )
Pemkab Gunungkidul menyelenggarakan vaksinasi pelaku wisata di Geosite Ngingrong. (ANTARA/HO-Humas Pemkab Gunung Kidul )

GUNUNGKIDUL, harianmerapi.com - Keberadaan status Gunung Sewu sebagai taman geologi (geopark​​​​​​​), tidakl dimasukkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul dalam kajian Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah, yang saat ini memasuki peninjauan kembali.

Dikatakan Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Gunungkidul Winaryo, Senin (2/8/2021), peninjauan ulang Perda Nomor Tahun 2011 yang saat ini dibahas di DPRD Kabupaten Gunungkidul berkaitan dengan keberadaan jalur jalan lintas selatan (JJLS), termasuk status Gunung Sewu sebagai geopark.

"Kami pastikan kajian rencana tata ruang wilayah (RTRW) ini tidak akan menyinggung wilayah geosite (situs geografis) Gunung Sewu," papar Winaryo.

Baca Juga: Melaju Ke Final, Kanada Jungkalkan Juara Dunia Amerika Serikat (AS) 1-0

Terkait dengan langkah pengembangan kawasan geopark Gunung Sewu, khususnya pada poros Pawonsari atau kependekan dari Pacitan, Wonogiri, dan Wonosari (Gunungkidul), Winaryo mengatakan hal itu menjadi kewenangan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah (Sekda) Gunungkidul, antara lain melakukan koordinasi antarwilayah yang menaungi geopark.

"Informasi jika Pawonsari dijadikan sebagai proyek percontohan (pilot project) pengembangan kawasan selatan Jawa menjadi kewenangan Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah (Sekda) Gunungkidul," tegasnya.

Sedang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul Sri Suhartanta menambahkan saat ini tengah melakukan kajian RTRW. Pengelolaan geosite Gunung Sewu yang ada di Gunung Kidul mengandalkan alokasi APBD.

Baca Juga: Faktor Usia dan Penyakit Penyerta, Penyebab Seribu Pasien Covid-19 di Bantul Meninggal

"APBD juga kami alokasikan untuk pembinaan, pembiayaan, pemberdayaan, hingga pengelolaan desa wisata di wilayah Gunung Sewu," ujar Sri.

Meski demikian, dia mengakui kemampuan APBD Gunungkidul saat ini terbilang terbatas. Apalagi anggaran juga dialokasikan untuk penanganan pandemi Covid-19. Sri Suhartanta mengharapkan pemerintah pusat berperan membiayai keberadaan geosite Gunung Sewu, termasuk memfasilitasi penyelarasan kebijakan antara tiga kabupaten di tiga provinsi yang menaungi Gunung Sewu.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X