• Kamis, 23 September 2021

Diserang karena Dituduh Lecehkan Perampuan, Tukang Sate Sabetkan Pedang

- Jumat, 30 Juli 2021 | 19:51 WIB
Kedua pihak yang bertikai dimediasi di Polsek Galur hingga sepakat berdamai. Foto:Humas Polres Kulonprogo
Kedua pihak yang bertikai dimediasi di Polsek Galur hingga sepakat berdamai. Foto:Humas Polres Kulonprogo

KULONPROGO, harianmerapi.com- Ucapan tidak senonoh yang dilontarkan Abdul Goni (43), seorang tukang sate di wilayah Padukuhan X, Karang, Brosot, Galur, Kulonprogo kepada Eni Kadasih, perempuan bersuami warga Barongan Padukuhan IV, Nomporejo, Galur, membuat geger, Kamis (29/7/2021). Dia diserang suami Eni Kadasih, Tri Atmojo (42) bersama satu orang rekannya. Goni melawan dengan menyabetkan pedang.

Perkelahian dua lawan satu yang terjadi di warung sate milik Abdul Goni tersebut sontak menghebohkan warga setempat. Sebab, Abdul Goni mengeluarkan sebilah parang dan menyabetkannya ke tubuh Tri Atmojo hingga mengalami luka-luka.

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry menyampaikan, peristiwa perkelahian itu terjadi sekira pukul 18.30 WIB. Tri Atmojo yang merupakan seorang sopir, mendatangi Abdul Goni bersama rekannya, Atang Jazuli (42), warga Kranggan Tengah Padukuhan VII, Kranggan Galur.

Baca Juga: Sikat Pungli Hingga Pemerasan, Polres Kulonprogo Bentuk Satgas Antipreman

"Tri Atmojo merasa emosi lantaran Abdul Goni merendahkan istrinya dengan mengucapkan kalimat tidak senonoh," kata Jeffry, Jumat (30/7).
Beberapa waktu lalu, ujar dia, istri Tri Atmojo yakni Eni Kadasih datang ke warung sate dengan maksud meminjam uang kepada Abdul Goni. \

Bukannya diberi pinjaman, Eni justru direndahkan. Abdul Goni bersedia meminjami uang asal Eni mau tidur dengannya.
"Eni mengadu ke suaminya hingga Tri Atmojo meradang. Bersama rekannya, Atang, Tri mendatangi Abdul Goni untuk klarifikasi. Namun, Abdul Goni tidak mengakui hingga Tri Atmojo dan Atang emosi lalu melakukan pengeroyokan," imbuh Jeffry.

Baca Juga: Bacok Korban, 2 Begal Sadis Ditembak Polisi

Sebagai upaya membela diri, Abdul Goni mengeluarkan sebilah parang. Senjata tajam itu diayunkan kepada Tri Atmojo hingga mengenai tangan dan kepala. Beruntung, perkelahian itu tidak berlangsung lama sehingga Tri Atmojo bisa segera dilarikan ke Puskesmas Galur 2. Peristiwa ini juga dilaporkan ke Polsek Galur.

Setelah dilakukan langkah tindak lanjut yang melibatkan lurah Kranggan, tokoh Madura wilayah Galur dan sesepuh paguyuban Madura Yogya, kedua belah pihak dimediasi di Polsek Galur. Keduanya sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.

"Kedua belah pihak saling memafkan dan tidak meneruskan permasalahan tersebut ke ranah hukum," ujar Jeffry. *

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Terkini

Pengemplang Uang Arisan Online di Salatiga Dibui Polisi

Kamis, 23 September 2021 | 13:01 WIB

Stok Darah DIY Hari Ini, Kamis 23 September 2021

Kamis, 23 September 2021 | 10:13 WIB
X