• Minggu, 27 November 2022

KPK bantah ada kepentingan politik dalam penanganan kasus Formula E, begini penjelasannya

- Senin, 3 Oktober 2022 | 11:00 WIB
 Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri.  (ANTARA/Benardy Ferdiansyah)
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri. (ANTARA/Benardy Ferdiansyah)



HARIAN MERAPI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah ada kepentingan politik dalam penanganan kasus Formula E di DKI Jakarta.


Bahkan KPK menyayangkan sejumlah pihak yang menyeret-nyeret kasus Formula E dengan kepentingan politik.


"KPK sangat menyayangkan proses penanganan perkara Formula E yang telah taat asas dan prosedur hukum ini justru kemudian diseret-seret dalam kepentingan politik oleh pihak-pihak tertentu," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Jakarta, Senin.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan tewaskan 125 orang jadi perhatian dunia, muncul petisi stop penggunaan gas air mata

Lebih lanjut, ia mengatakan lembaganya sampai saat masih menyelidiki kasus tersebut sebagai tindak lanjut atas pengaduan yang disampaikan masyarakat.

"Dari pengaduan tersebut, KPK melakukan telaah dan analisis awal untuk mengetahui apakah substansi aduan dimaksud merupakan tindak pidana korupsi dan menjadi kewenangan KPK sebagaimana diatur Undang-Undang atau tidak," ucap Ali.

KPK, kata dia, saat ini juga masih mengumpulkan informasi yang diperlukan dalam penanganan kasus tersebut.

Baca Juga: Pelatihan ecoprint bagi penyandang disabilitas bisa tingkatkan skill hingga rasa percaya diri

Ia menjelaskan dalam proses internal KPK bahwa pada setiap penanganan perkara adalah dengan melakukan ekspose atau gelar perkara.

"Dalam gelar perkara tersebut dipaparkan hasil pengumpulan informasi oleh tim untuk mendapatkan saran dan masukan dari seluruh pihak yang ikut dalam forum tersebut," tuturnya.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Ki Joko Bodo saat hijrah

Selasa, 22 November 2022 | 18:55 WIB
X