• Minggu, 27 November 2022

Tragedi Kanjuruhan tewaskan 125 orang jadi perhatian dunia, muncul petisi stop penggunaan gas air mata

- Senin, 3 Oktober 2022 | 10:30 WIB
Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu, 1 Oktober 2022. Sebanyak 127 Suporter Klub Sepak Bola Tewas di Malang, Begini Kronoliginya Kata Kapolda (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu, 1 Oktober 2022. Sebanyak 127 Suporter Klub Sepak Bola Tewas di Malang, Begini Kronoliginya Kata Kapolda (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

HARIAN MERAPI - Muncul sebuah petisi stop penggunaan gas air mata di situs Change.org pasca Tragedi Kanjuruhan yang tewaskan 125 orang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Petisi stop penggunaan gas air mata di situs Change.org itu muncul sebagai respons atas peristiwa memilukan di Stadion Kanjuruhan yang tewaskan 125 orang.

Meski gas air mata tidak menyebabkan kematian, penggunaannya dalam peristiwa seperti Tragedi Kanjuruhan, dinilai mengakibatkan kepanikan sehingga massa berdesakan di pintu keluar stadion hingga tewaskan 125 orang tewas dan ratusan lainnya terluka.

Baca Juga: Bahas penanganan tragedi Kanjuruhan Malang, Mahfud MD gelar rapat koordinasi hari ini

Petisi stop penggunaan gas air mata digagas oleh komunitas Blok Politik Pelajar.

Petisi tersebut ditujukan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam petisi tersebut, Blok Politik Pelajar menjelaskan jika penolakan itu adalah bentuk desakan publik.

Dalam penjelasan petisi, disebutkan jika penggunaan gas air mata sudah biasa dilakukan polisi untuk menangani massa.

Dalam berbagai video aksi demonstrasi penolakan kebijakan di tanah air, gas air mata hampir selalu digunakan polisi untuk mengendalikan peserta aksi.

Halaman:

Editor: Jarot Sarwosambodo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Ki Joko Bodo saat hijrah

Selasa, 22 November 2022 | 18:55 WIB
X