• Kamis, 1 Desember 2022

Sempat putus asa usai suami pergi, single parent ini bangkit setelah menjadi driver JogjaKita

- Sabtu, 10 September 2022 | 15:19 WIB
Single parent bangkit usai gabung driver JogjaKita (Foto: dokumentasi Jogjakita)
Single parent bangkit usai gabung driver JogjaKita (Foto: dokumentasi Jogjakita)


harianmerapi.com - Tanti seketika tersenyum melihat aksi bakti sosial yang dilakukan sekelompok driver JogjaKita. Ada perasaan lega bercampur bahagia menyeruak di hatinya.

Saat itu, para driver perusahaan transportasi online di Yogya ini membagikan bingkisan sembako kepada warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan. Di antaranya pengayuh becak dan tunawisma.

"Saya betul-betul bangga dan bersyukur bisa menjadi bagian dari JogjaKita," kata Tanti, Sabtu (10/9/2022).

Sebagai single parent, Tanti dituntut bekerja keras agar bisa memenuhi kebutuhan hidup ketiga anaknya. Terlebih, perempuan berusia 37 tahun ini juga menjadi tulang punggung bagi ibunya yang menderita penyakit diabetes.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Virgo 11 September 2022, seorang teman datang meminjam uang, tapi ragu untuk meminjami

"Kalau tidak ada JogjaKita, entah bagaimana jadinya hidup saya," imbuhnya. Diakui Tanti, ia sempat merasa hancur dan kehilangan arah saat suaminya pergi.

Namun demi buah hati, warga Nologaten, Caturtunggal, Depok, Sleman ini mencoba bangkit dan memutuskan bergabung menjadi driver JogjaKita sejak 2020. Ada banyak keuntungan yang dirasakannya setelah menjadi bagian dari perusahaan lokal di Yogya ini, di antaranya memperoleh penghasilan lumayan dengan jam kerja yang bisa diaturnya sendiri.

"Selain itu, saya masih boleh nyambi di tempat lain dan bisa bawa anak kerja kalau pas nggak ada yang jaga. Kurang enak apa coba?," ucapnya.

Tanti pun merasa bangga dengan kebaikan hati para driver JogjaKita. Sebab di tengah pandemi Covid-19 yang berdampak buruk bagi kondisi ekonomi, mereka masih mau menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu warga kurang mampu yang membutuhkan. Salah satunya melalui baksos pembagian paket sembako.

Baca Juga: Pengalaman gaib keluarga Pak Harso 1: Tak punya daging untuk masak di hari Lebaran, pergi berburu ayam hutan

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X