• Sabtu, 26 November 2022

Ketua DPRD DIY dukung penuh rencana PWI bangun Grha Pers Pancasila

- Jumat, 9 September 2022 | 05:48 WIB
Dari kiri: Sihono, Hudono dan Nuryadi berbincang soal Grha Pers Pancasila. (Foto : Istimewa)
Dari kiri: Sihono, Hudono dan Nuryadi berbincang soal Grha Pers Pancasila. (Foto : Istimewa)

HARIAN MERAPI - Persatuan Wartawan Indoensia (PWI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bercita-cita menjadikan Yogyakarta sebagai Pusat Pers Pancasila di Indonesia.

Untuk mewujudkan visi itu, PWI DIY berencana membangun Grha Pers Pancasila bertempat di kantor PWI DIY saat ini, Jalan Gambiran 45 Yogyakarta.

Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI DIY, Sihono menuturkan, keinginan menjadikan Yogyakarta sebagai Pusat Pers Pancasila telah disampaikan pada Juli 2018, saat ketua-ketua PWI se-Indonesia bersilaturahmi dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di kediamannya, Kraton Kilen Yogyakarta.

Baca Juga: Naik tahta setelah penantian 70 tahun, ini agenda pertama Pangeran Charles yang bergelar Raja Charles III

"Dalam pertemuan di Kraton Kilen itu, ketua-ketua PWI se-Indonesia bersama sejumlah Rektor Perguruan Tinggi di DIY juga mendeklarasikan Pers Pancasila. Ngarsa Dalem (Sultan HB X) juga setuju dibangunnya Grha Pers Pancasila," kata Sihono bersama penguru PWI DIY saat bersilaturahmi dengan Ketua DPRD DIY Nuryadi di ruang kerjanya, Kantor DPRD DIY, Kamis (8/9/2022).

Namun, kata Sihono, rencana itu (pembangunan Grha Pers Pancasila) tertunda karena adanya pandemi Covid-19. Untuk itu, Sihono ingin menyegarkan kembali rencana tersebut dan berharap mendapat dukungan dari Ketua DPRD DIY untuk mewujudkannya.

"Selain bangunan fisik, nanti juga akan dibuat lembaga atau pusat studi pengembangan pers Pancasila," katanya.

Baca Juga: Ratu Inggris Queen Elizabeth II wafat, kata kunci dan tagar tentang Kerajaan Inggris trending di Twitter

Ketua PWI DIY Hudono menambahkan, Grha Pers Pancasila rencananya akan dibangun 5 lantai (menggambarkan 5 sila Pancasila).

Jika rencana ini terwujud maka akan menjadi sesuatu yang monumental di Yogyakarta, dan satu-satunya di Indonesia.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X