• Rabu, 17 Agustus 2022

Kasus pembakaran rumah di Desa Mulyorejo, satu pelaku diringkus Polres Jember

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 07:30 WIB
Pejabat pemerintah meninjau lokasi pembakaran rumah dan kendaraan warga di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, Kamis (4/8/2022).  (ANTARA/HO-Polres Jember)
Pejabat pemerintah meninjau lokasi pembakaran rumah dan kendaraan warga di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, Kamis (4/8/2022). (ANTARA/HO-Polres Jember)

HARIANMERAPI.COM - Polres Jember menangkap satu pelaku yang diduga melakukan pembakaran beberapa rumah warga di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo Jember, Jawa Timur.

"Kami sudah mendapatkan beberapa keterangan dari saksi-saksi di tempat kejadian perkara dan kami sudah mengamankan satu tersangka," kata Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo kepada wartawan di Jember, Jumat (5/8/2022).

Pelaku pembakaran beberapa rumah warga di Dusun Baban Timur tersebut merupakan warga Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, sehingga Polres Jember terus melakukan pengembangan dari penangkapan.

Baca Juga: Roy Suryo resmi ditahan gegara kasus meme stupa Candi Borobudur mirip wajah Presiden Jokowi

Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi di beberapa titik dan salah satunya disebabkan karena ada konflik yang berkaitan masalah batas di lokasi perkebunan kopi.

"Ada beberapa warga menempati area di lokasi itu. Posisi mereka di Pedukuhan Dampikrejo dan Patungrejo, hanya rumahnya berjauhan satu dengan yang lain. Mereka sedang memanen kopi," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Ia mengatakan wilayah Jember berbatasan langsung dengan Kabupaten Banyuwangi sehingga sering ada yang merasa bahwa kopi yang menjadi hak mereka ada yang diambil sebagian dan akhirnya terakumulasi hingga terjadi pembakaran yang dilakukan sekelompok orang.

Baca Juga: Manajer Bunga Citra Lestari ditangkap polisi karena penyalahgunaan narkoba

"Kejadian itu akumulasi persoalan selama bertahun-tahun dan baru muncul saat ini karena berdasarkan informasi yang ada bahwa konflik itu sudah terjadi sebelumnya," katanya.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X