• Minggu, 2 Oktober 2022

Kepolisian Kamboja bebaskan 55 WNI yang disekap, begini nasib mereka

- Minggu, 31 Juli 2022 | 10:00 WIB
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengacungkan jempolnya saat meninggalkan Kantor Komnas HAM di Jakarta, Selasa (26/7/2022).  (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengacungkan jempolnya saat meninggalkan Kantor Komnas HAM di Jakarta, Selasa (26/7/2022). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)



HARIAN MERAPI - Kabar penyekapan 60 warga negara Indonesia (WNI) di Kamboja menuai protes keras.


Namun dalam perkembangannya, polisi Kamboja melepas 55 WNI. Hal ini dibenarkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan.


Ia mengungkapkan 55 dari 60 warga negara Indonesia (WNI) yang disekap di Kamboja telah dibebaskan kepolisian setempat.

Baca Juga: Misteri gedung sekolah di bekas tanah Mbah Min itu ternyata pintu gerbang keluar masuk lelembut

"Saat ini sebanyak 55 WNI telah dibebaskan oleh Kepolisian Kamboja," ujar Ramadhan kepada wartawan di Jakarta, Sabtu.

Seperti diketahui, ada 60 WNI yang disekap oleh perusahaan investasi palsu di Sihanoukville, Kamboja. Menurut dia, saat ini 55 WNI yang telah dibebaskan itu tengah menjalani pemeriksaan di kepolisian setempat.

Kelima puluh lima WNI tersebut terdiri atas 47 orang pria dan delapan orang wanita.

Baca Juga: Peruntungan Shio Babi Minggu 31 Juli 2022, peluang ada di depan mata dan inilah saatnya ...........


"55 WNI masih dalam pemeriksaan Kepolisian Sihanoukvile Kamboja," katanya.

Ramadhan mengungkapkan seluruh WNI yang telah dibebaskan bakal dipindahkan ke Ibu Kota Kamboja, Phnom Penh.

"Kemungkinan besok (Minggu, 31 Juli), akan digeser ke Phnom Penh," terangnya.

Dalam upaya pembebasan 60 WNI yang disekap tersebut, Polri melalui Atasenya di Kamboja telah melakukan koordinasi langsung dengan Atase Pertahanan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kamboja Kolonel Rizal.

Baca Juga: DPRD Temanggung mendukung upaya deradikalisasi melalui KTN, di Temanggung eks napiter dilatih bertanam kopi


Diketahui bahwa jumlah WNI yang disekap awalnya sebanyak 53 orang, dari hasil koordinasi yang dilakukan jumlahnya bertambah menjadi 60 orang.

Keberadaan ke 60 WNI tersebut terlacak berada di lokasi Phum 1, Preah Sihanouk, Kamboja dengan titik koordinat 10°37'33.0"N 103°30'08.7”E.

Kasus ini mengemuka dari aduan seorang warganet dengan akun @angelinahui97 kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah mengenai penyekapan terhadap 54 WNI di Kamboja

Baca Juga: Usulan Citayam Fashion Week digelar saat HBKB, Jeje: semoga tidak menghambat kreativitas

Melalui unggahan itu, dirinya meminta tolong kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk segera dibantu. Ganjar langsung memerintahkan Disnakertrans Provinsi Jateng untuk menindaklanjuti laporan tersebut.*

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Helikopter hilang kontak di Perak Malaysia

Minggu, 11 September 2022 | 21:00 WIB
X