• Selasa, 9 Agustus 2022

Dampak Krisis Ekonomi Sri Lanka, Dubes RI: WNI Sepakat Evakuasi Bukan Pilihan

- Senin, 27 Juni 2022 | 12:00 WIB
Duta Besar RI untuk Sri Lanka Dewi Gustina Tobing bersama para staf KBRI Kolombo dan WNI di Sri Lanka. ( ANTARA/HO-KBRI Kolombo)
Duta Besar RI untuk Sri Lanka Dewi Gustina Tobing bersama para staf KBRI Kolombo dan WNI di Sri Lanka. ( ANTARA/HO-KBRI Kolombo)



JAKARTA, harianmerapi.com - Krisis ekonomi yang terjadi di Sri Lanka menjadi perhatian serius dunia, termasuk Indonesia.


Warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Sri Lanka juga terdampak krisis di negara Aia Selatan ini.


Namun, seperti disampaikan Duta Besar RI untuk Sri Lanka Dewi Gustina Tobing, WNI sepakat bahwa evakuasi bukan pilihan meski situasi dirasa sulit.

Baca Juga: Terseret Arus Sungai, Anggota Brimob Polda Kepri Gugur Saat Bertugas di Sulteng, Ini Kronologinya

WNI di Sri Lanka sepakat bahwa evakuasi bukan pilihan utama meski krisis ekonomi di negara Asia Selatan ini membuat masyarakat mengalami kesulitan akibat kelangkaan BBM, gas, pemadaman listrik dan mahalnya barang-barang kebutuhan pokok, kata Dubes Dewi Tobing, seperti disampaikan dalam keterangan KBRI Kolombo yang diterima di Jakarta, Senin (27/6/2022).

Pandangan tersebut mengemuka pada dialog interaktif secara virtual antara Dubes Dewi dan WNI di Sri Lanka yang digelar pada Minggu (26/6), menurut KBRI Kolombo.

Dalam sambutan pembukanya, Dubes Dewi mengemukakan maksud melaksanakan dialog untuk menyerap aspirasi masyarakat Indonesia dalam menyikapi krisis ekonomi yang terjadi di Sri Lanka.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Polisi Menduga Akibat Rem Bus Blong, Begini Keadaannya

 

"Kami ingin mengetahui dampak langsung yang dirasakan WNI setelah adanya pengumuman kebangkrutan ekonomi Sri Lanka," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X