• Sabtu, 10 Desember 2022

Duduki Kebun Sawit di Pekanbaru, 18 Orang Diamankan, Ada Proses Mediasi, Proses Hukum Jalan Terus

- Kamis, 23 Juni 2022 | 06:45 WIB
Kedua kubu pengurus Koperasi Iyo Basamo saat berdamai di hadapan Ketua LAK dan Kapolres Kampar.  (ANTARA/Netty M)
Kedua kubu pengurus Koperasi Iyo Basamo saat berdamai di hadapan Ketua LAK dan Kapolres Kampar. (ANTARA/Netty M)



PEKANBARU, harianmerapi.com- Perseteruan dua kubu kepengurusan Koperasi Unit Desa (KUD) Iyo Basamo di Desa Terantang, Kecamatan Tambang, akhirnya berhasil diselesaikan secara damai lewat jalur mediasi.


Meski demikian, proses penegakan hukum atas kasus penyerangan di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Minggu (19/6) lalu, tetap dilanjutkan .


Penegasan tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto di Pekanbaru, Rabu.

Baca Juga: Kasus Suap Perizinan Libatkan Mantan Walikota Jogja, Akankah Tersangka Bertambah ?


Sunarto menyatakan pihaknya berkomitmen untuk melakukan langkah penegakan hukum kepada para pelaku yang sudah ditangkap.

"Hingga saat ini, 21 orang telah diambil keterangan. Kemarin 18 orang telah diamankan, 17 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka, dan seorang lagi saksi," jelas Sunarto saat diwawancarai di Mapolda Riau.

Saat ini penyidik jajaran Polda Riau masih terus melakukan pemeriksaan untuk mengembangkan penyelidikan kasus tersebut untuk mengetahui siapa-siapa dalang yang mengajak mereka. Salah satunya adalah AL yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Waspada! Ini Info Tinggi Gelombang Laut 24 Jam Ke Depan, BMKG: 2,5 – 4,0 M Berpotensi Terjadi di Perairan Ini

Secara terpisah, aparat kepolisian Polres Kampar bersama Lembaga Adat Kampar (LAK) berhasil melakukan mediasi para pihak yang bertikai terkait dualisme kepengurusan KUD Iyo Basamo, Senin (20/6).

Pertikaian dua pengurus itu diketahui merupakan titik awal mula terjadinya penyerangan masyarakat yang menduduki kebun sawit, di KUD Iyo Basamo.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X