• Selasa, 25 Januari 2022

Kulon Progo Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi, Banjir dan Longsor Masih Mengancam

- Jumat, 26 November 2021 | 15:23 WIB
Seorang warga di dekat longsoran tanah di kawasan Bukit Menoreh di Kabupaten Kulon Progo. ( ANTARA/HO-TRC Girimulyo)
Seorang warga di dekat longsoran tanah di kawasan Bukit Menoreh di Kabupaten Kulon Progo. ( ANTARA/HO-TRC Girimulyo)


KULON PROGO, harianmerapi.com - Pemkab Kulon Progo menetapkan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Hidrometeorologi.


Penetapan tersebut dituangkan dalam Keputusan Bupati Nomor 427/A/2021, berlaku sejak 18 November hingga 1 Desember 2021

Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo Joko Satyo Agus Nahrowi di Kulon Progo, Jumat 926/11/2021), mengatakan hal yang melatarbelakangi dikeluarkan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Hidrometeorologi, yakni terjadinya tanah longsor di tiga kecamatan, yakni Kokap, Samigaluh, dan Girimulyo, serta informasi dari BMKG.

Baca Juga: Presiden Jokowi Tanda Tangani Perpres Pelaksanaan Paten Obat Remdesivir, Begini Penjelasannya

"Sehubungan dengan perubahan iklim dan cuaca ekstrem di Kabupaten Kulon Progo berdampak curah hujan tinggi, sehingga berpotensi terjadi bencana tanah longsor, banjir, dan angin kencang yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian material, maka kami menetapkan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Hidrometeorologi," katanya.

Ia mengatakan ancaman akibat bencana hidrometeorologi di wilayah Kulon Progo masih tinggi dan memerlukan penanganan yang cepat dan tepat sesuai prosedur untuk menangani dampak yang ditimbulkan.

Dengan adanya status tanggap darurat bencana ini, BPBD Kulon Progo juga bisa menggunakan anggaran biaya tak terduga (BTT) Tahun Anggaran 2021 sesuai kebutuhan.

Baca Juga: Petani Temanggung Mengembangkan Padi Organik Jajar Legowo, Hasilnya Fantastis

"Kami juga bisa melakukan langkah-langkah dan tindakan-tindakan yang dipandang perlu dalam rangka penanganan penanggulangan bencana hidrometeorologi," katanya.

Berdasarkan hasil pemetaan, wilayah yang berpotensi tanah longsor, yakni Kecamatan Kokap, Girimulyo, Samigaluh, Kalibawang, sebagian Pengasih, dan sebagian Nanggulan.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Festival Menoreh Ajang Pamer Produk Desa

Senin, 6 Desember 2021 | 07:15 WIB
X