• Sabtu, 13 Agustus 2022

Uji Materi UU KY Ditolak MK, Pemohon Mantan Calon Hakim Ad Hoc

- Rabu, 24 November 2021 | 14:34 WIB
 Tangkapan layar Ketua MK Anwar Usman saat membacakan amar putusan yang digelar MK secara virtual di Jakarta, Rabu (24/11/2021).  (ANTARA/Muhammad Zulfikar.)
Tangkapan layar Ketua MK Anwar Usman saat membacakan amar putusan yang digelar MK secara virtual di Jakarta, Rabu (24/11/2021). (ANTARA/Muhammad Zulfikar.)

 

JAKARTA, harianmerapi.com - Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya menolak seluruh gugatan uji materi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2011 tentang Komisi Yudisial (KY).
Gugatan tersebut diajukan oleh seorang dosen yang sekaligus juga mantan calon Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi bernama Dr Burhanudin.

"Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," kata Ketua MK Anwar Usman saat membacakan amar putusan yang digelar MK secara virtual di Jakarta, Rabu (24/11/2021).

Baca Juga: Mendagri Keluarkan Instruksi Cegah Covid-19 pada Natal dan Tahun Baru, Ini Isinya

Dalam konklusi yang dibacakan langsung oleh Ketua MK Anwar Usman, terdapat sejumlah poin di antaranya mahkamah menyatakan pokok permohonan pemohon tidak beralasan menurut hukum.

 

Pokok permohonan pemohon yang menggugat Pasal 13 huruf a Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2011 tentang KY pada intinya memohon agar menyatakan frasa "dan Hakim Ad Hoc" dalam Pasal 13 huruf a Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2011 bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

Senada dengan itu, Majelis Hakim Saldi Isra mengatakan diperlukan perisai untuk menegakkan independensi dan imparsialitas hakim guna mewujudkan kemerdekaan kehakiman.

Baca Juga: Merapi Kembali Luncurkan Guguran Lava Pijar 15 Kali, Jarak Luncur Sampai 2.000 Meter

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X