• Jumat, 27 Mei 2022

Polisi Menduga Kebakaran Tangki Kilang Pertamina Cilacap Akibat Sambaran Petir, Kerugian Masih Didata

- Senin, 15 November 2021 | 16:17 WIB
foto Kepulan asap terlihat dari tangki 36 T 102 yang terbakar di Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (14/11/2021).  (ANTARA FOTO/Idhad Zakaria)
foto Kepulan asap terlihat dari tangki 36 T 102 yang terbakar di Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (14/11/2021). (ANTARA FOTO/Idhad Zakaria)

JAKARTA,harianmerapi-Polisi menduga kebakaran Tangki 36T-102 di area PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap akibat sambaran petir. Di sisi lain, kerugan materil akibat kejadian ini masih didata.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyebutkan, nilai kerugian materi yang ditimbulkan dalam kebakaran tersebut masih diselidiki. "Kerugian materi sementara ini masih dalam penyelidikan," kata Ramadhan dalam konferensi pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (15/11/2021).

Menurut Ramadhan, perlu waktu untuk mengaudit nilai kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran kilang minyak Cilacap tersebut.

Baca Juga: Kebakaran Tanki Pertamina Cilacap, Polisi Periksa 6 Orang Saksi

"Tentu itu mengauditnya membutuhkan waktu, nanti kita sampaikan, yang jelas tidak ada korban jiwa," ucap Ramadhan. Dari penyelidikan sementara, penyebab kebakaran Tangki 36 T-102 diduga karena adanya induksi sambaran petir.

Dugaan ini diperkuat dari keterangan saksi dan petunjuk rekaman CCTV di lokasi kejadian. Penyidik Polda Jawa Tengah telah memeriksa enam orang saksi, terdiri atas satu saksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan lima saksi eksternal Pertamina yang berada di lokasi.

"Sehingga sementara ini penyidik polda Jawa Tengah menduga bahwa penyebab kebakaran sesuai keterangan saksi dan dari petunjuk CCTV adalah induksi akibat sambaran petir," tutur Ramadhan.

Ia menambahkan, Tim Puslafor dan Inafis Mabes Polri sudah berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pendalaman.

Baca Juga: Kebakaran Kilang Minyak Pertamina, Ketua DPR Desak Polri Usut Tuntas

Seperti diwartakan, kebakaran di Tangki 36 T-102 yang terjadi pada hari Sabtu (13/11/2021), pukul 19.10 WIB, sempat berhasil dipadamkan pada pukul 23.05 WIB dengan mengerahkan High Capacity Foam Monitor, sedangkan terhadap tangki di sekitarnya juga dilakukan pendinginan dengan water sprinkle untuk mencegah merambatnya kebakaran.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X