• Sabtu, 13 Agustus 2022

Pertamina Pastikan Kebakaran di Cilacap Tidak Berpengaruh pada Produksi Kilang

- Minggu, 14 November 2021 | 12:45 WIB
Tangkapan layar Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati saat konferensi pers secara virtual terkait dengan padamnya kebakaran tangki di Kilang Cilacap, Minggu (14/11/2021). (ANTARA/Sumarwoto)
Tangkapan layar Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati saat konferensi pers secara virtual terkait dengan padamnya kebakaran tangki di Kilang Cilacap, Minggu (14/11/2021). (ANTARA/Sumarwoto)

JAKARTA, harianmerapi.com - Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menegaskan bahwa terjadinya kebakaran di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah, tidak alan berpengaruh pada produksi Bahan Bakar Minyak (BBM) di kilang tersebut.

"Dipastikan dengan terbakarnya satu tangki dari 228 tangki yang ada di Cilacap, kilang tetap beroperasi jadi tidak ada shutdown, sehingga tidak berpengaruh terhadap produksi," kata Dirut Pertamina Nicke Widyawati dalam konferensi pers virtual yang dipantau di Jakarta, Minggu 14 November 2021.

Labih jaub Nicke menjelaskan pihaknya telah memeriksa kondisi stok BBM di tangki-tangki kilang, pipa, terminal bahan bakar minyak, maupun pasokan yang ada di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU).

Baca Juga: Arwah Saudara Kembar Menjahit Gaun Baru Buat Lebaran

Berdasarkan data Pertamina, stok Premium cukup untuk 27 hari, Pertamax 15 hari, Peralite di atas 10 hari, Solar 20 hari, Avtur 35 hari, Pertamax Turbo 50 hari, dan Elpiji 12,7 hari.

Perseroan memastikan pendistribusian BBM berlangsung seperti biasa baik di Jawa Tengah maupun sebagian Jawa Barat yang merupakan wilayah cakupan dari Kilang Cilacap.

"Kami menjamin pasokan BBM dan elpiji tidak terganggu dengan adanya insiden ini. Jadi dimohon tidak ada panic buying karena stok sangat aman," ujar Nicke.

Baca Juga: Legenda Lesung Nangka Growong 2: Berasal dari Senjata Ampuh Tokoh Penyebar Agama Islam

Sekedar informasi, insiden kebakaran di area Kilang Cilacap terjadi pukul 19.10 WIB, Sabtu (13/11/2021), menimpa tangki 36 T-102.

Tangki ini berisi komponen produk Pertalite sebanyak 31 ribu kiloliter.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X