• Jumat, 27 Mei 2022

Kurir JNE Jogja Dibekali Safety Riding dan Bahaya Narkoba

- Sabtu, 13 November 2021 | 10:30 WIB
Ksatria JNE mengikuti praktek safety riding dipandu trainer dari Astra.  (Dok JNE)
Ksatria JNE mengikuti praktek safety riding dipandu trainer dari Astra. (Dok JNE)

JOGJA, harianmerapi.com - JNE Jogja bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Bantul dan Astra Motor Jogja memberikan sosialisasi, pembinaan dan pengawasan anti narkoba dan safety riding kepada para Ksatria JNE di Astra Motor Safety Riding Center Jalan Jenderal Sudirman Jogja pada 9-11 November 2021.

Kerja sama itu diharapkan agar kurir JNE terhindar dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Bisnis pengiriman paket kerap dimanfaatkan oleh bandar narkoba untuk memuluskan penyelundupan. Bagi kurir pengantar barang agar terus meningkatkan kewaspadaannya terhadap paket yang dikirim.

“Mereka harus tahu alamat pengirimannya, harus tertera alamat penerima barang dan pengirimnya. Karena banyak kasus terjadi pengiriman barang tidak jelas siapa penerima dan ternyata di dalamnya ada modus-modus pengiriman barang narkoba melalui paket kiriman,” kata Penyuluh Narkoba, BNN Bantul Sri Wahyuningsih.

Baca Juga: Polsek Umbulharjo dan JNE Yogya Gaspol Berbagi Nasi Kotak untuk Buruh Gendong Pasar Tradisional

Tingginya intensitas dalam bekerja di jalan raya, ratusan kurir JNE Jogja juga mendapatkan pengetahuan safety riding. Targetnya adalah pengantaran barang kepada customer akan sampai tepat waktu, aman, dan tepat sasaran.

Head of Operational JNE Yogyakarta, Ery Hartoto mengatakan kegiatan ini untuk memberikan edukasi kepada para kurir kaitannya dengan masalah bahaya narkoba dan keselamatan di jalan raya.

“Dengan safety riding ini semua kurir mengetahui mengenai dasar-dasar mengemudi dan etika-etika dalam berlalu lintas. Sehingga bisa memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi kurir-kurir kami,” katanya.

Ery menjelaskan kurir yang setiap hari menggunakan sepeda motor dianggap sebagai satu kelompok yang rentan terhadap kecelakaan lalu lintas. Dengan bekal pengetahuan dan teknik berkendara yang aman diharapkan kurir dapat terhindar dari kecelakaan lalu lintas. Program safety riding yang bekerja sama dengan Astra Motor Safety Riding Center Jogja itu diperuntukkan 169 kurir roda dua.

Training safety riding tersebut terbagi ke dalam 6 batch yang akan berlangsung selama 3 hari. Dalam satu hari ada 2 kelompok yang dilatih. Pelatihannya mulai pemberian soalisasi secara teori hingga ke praktek. Ditargetkan dengan training ini para kurir dapat menambah kelancaran didalam proses pengantaran barang. Tentunya, dengan memperhatikan aspek-aspek keselamatan.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X