• Selasa, 7 Desember 2021

Gara-gara Unggahan di Facebook, KPK Geledah Kamar Tahanan Andi Putra

- Senin, 25 Oktober 2021 | 07:14 WIB
Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra (kiri) tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (20/10/2021). (ANTARA FOTO/ Reno Esnir/aww. )
Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra (kiri) tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (20/10/2021). (ANTARA FOTO/ Reno Esnir/aww. )

JAKARTA, harianmerapi.com - Kamar tahanan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Andi Putra (AP) digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gara-gara adanya unggahan pada akun Facebook atas nama "Andi Putra Kuansing".

"Menanggapi informasi yang beredar tentang postingan di akun media sosial tahanan KPK atas nama AP Bupati Kuansing, kami sampaikan bahwa petugas rutan KPK, Sabtu (23/10), langsung melakukan penggeledahan di kamar tahanan dimaksud dan tidak menemukan peralatan komunikasi apa pun," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 25 Oktober 2021.

Andi Putra ditahan KPK di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih KPK, pascaditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait perpanjangan izin hak guna usaha (HGU) Sawit di Kabupaten Kuansing.

Baca Juga: BTS Sampaikan Pesan Harapan pada Army Lewat Konser 'BTS Permission To Dance On Stage'

Ali mengatakan tersangka Andi Putra menyatakan dalam surat pernyataannya dirinya bukan yang menulis pesan status dalam media sosial tersebut.

"KPK pastikan seluruh tahanan dilarang membawa atau menggunakan peralatan elektronik, termasuk alat komunikasi kedalam rutan sebagaimana diatur Permenkumham RI Nomor 6 Tahun 2013," katanya.

Selain itu, kata dia, keamanan Rutan KPK dijaga petugas 1x24 jam dan dipantau melalui berbagai kamera pengawas.

Baca Juga: 9 Fakta Menarik dari Fabio Quartararo, Juara Dunia Baru MotoGP

KPK juga memeriksa secara detail dan berlapis kepada setiap tahanan yang akan masuk ke Rutan KPK.

"Oleh karena itu, terkait adanya postingan di akun media sosial tahanan KPK tersebut bisa dimungkinan hal itu dilakukan oleh orang lain," ucap Ali.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X