• Selasa, 7 Desember 2021

Jadi Pembicara di Kajian Rutin Muhammadiyah Godean, Anies Baswedan Ajak Pemuda Bantu Cegah Kerusakan Alam

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:13 WIB
Tangkapan layar  saat Gubernur DKI Jakarta menjadi pembicara  Jihadi. (Foto : Sulistyanto)
Tangkapan layar saat Gubernur DKI Jakarta menjadi pembicara Jihadi. (Foto : Sulistyanto)


SLEMAN, harianmerapi.com – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Godean Sleman bekerja sama dengan Pengajian Embun Pagi (PEP) Jogjakarta bisa rutin menggelar Kajian Ahad Pagi (Jihadi), meski pandemi Covid-19 belum berakhir.

Jihadi edisi ke-68, Minggu (24/10/2021), menghadirkan dua pembicara, Anies Baswedan SE MPP PhD (Gubernur DKI Jakarta) dan Prof Dr Heru Kurnianto Tjahjono MM (Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta).

Kegiatan ini dilaksanakan dengan Zoom Meeting dan diikuti kisaran 860 peserta. Anies banyak membahas seputar pemuda dan masa depan bangsa, pasalnya beberapa hari lagi, Indonesia akan memperingati Hari Sumpah Pemuda.

“Suatu langkah berani dan dahsyat, waktu itu, pemuda dari berbagai daerah memberikan solusi agar adanya persatuan. Artinya juga bisa ada kesepakatan untuk membangun kebersamaan dan ini layak untuk bisa diperingati atau dirayakan,” tutur Anies.

Baca Juga: Anies Baswedan Dideklarasikan oleh Relawan'Anies' Menjadi Calon Presiden 2024

Adapun inti dari isi teks Sumpah Pemuda, yaitu bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia, berbangsa yang satu, bangsa Indonesia dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Khususnya seputar Bahasa Indonesia, perwakilan pemuda dari berbagai daerah pun bisa menerima dengan baik. Perwakilan yang dari Jawa meski jumlah penduduknya banyak, namun tak memaksakan agar Bahasa Jawa menjadi bahasa persatuan.

“Saya sangat mengapresiasi, setiap Oktober ada Bulan Bahasa. Dengan kegiatan seperti ini antara lain akan bisa memperkaya kosakata Bahasa Indonesia, misalnya ada kosakata baru yang bisa diambilkan dari Bahasa Jawa,” urainya.

Baca Juga: Asik, Anies Izinkan Anak di Bawah Usia 12 Tahun Wisata Asalkan Didampingi Orangtua

Pada bagian akhir paparannya, Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan, ada dua tantangan penting kedepan yang segera dicari solusinya dan sangat membutuhkan peran pemuda, yakni masih adanya ketimpangan dan kerusakan alam/lingkungan.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X