• Rabu, 20 Oktober 2021

Perjuangan Vaksinasi ODGJ di Bantul: Mau Disuntik Asal Disawer Pak Dukuh Rp 100 Ribu

- Rabu, 22 September 2021 | 20:28 WIB
Ilustrasi vaksin COVID-19.  (ANTARA/HO-Kemenkes)
Ilustrasi vaksin COVID-19. (ANTARA/HO-Kemenkes)

BANTUL,harianmerapi.com- Ada-ada saja kelakuan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Pedukuhan Bibis Timbulharjo, Sewon, Kabupaten Bantul ini. Berbagai syarat diajukan agar mereka mau disuntik vaksin Covid-19.

Gelak tawa petugas Puskesmas Sewon 1 pecah, ketika Mbah Wajil (74) berjanji memberikan bonus menyanyi kepada petugas vaksin jika Pak Dukuh memberinya uang Rp 100 ribu.

Wanita penderita gangguan jiwa ini mau disuntik vaksin jika disawer dengan uang kertas berwarna merah.

Baca Juga: 46,50 Juta Warga di Indonesia Sudah Mendapatkan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

"Nek ora abang ora iso nyanyi (Kalau tidak warna merah tidak bisa bernyanyi)," ucap Mbah Wajil kepada petugas yang tengah memeriksa tekanan darahnya, Rabu (22/9).

Setelah berhasil disuntik, Mbah Wajil lalu mengeluarkan uang mainan dari sakunya. Diberikan kepada petugas dan Pak Dukuh sebelum mereka pulang.

"Kowe do jaluk duit ora? (Kalian mau minta uang tidak?)," ucapnya.
Menurut Dukuh Bibis, Irvan Muhammad, Mbah Wajil sudah terlihat akrab dengan petugas pada vaksin kedua ini. Saat hendak disuntik vaksin dosis pertama dua pekan lalu, Mbah Wajil sempat menghadang petugas dengan sapu dan mengunci pintu rumahnya.

Baca Juga: Indonesia Terima 684.900 Dosis Vaksin AstraZeneca Tahap ke-73

"Tidak mau divaksin awalnya, petugas diusir teriak-teriak. Lalu saya dekati, saya rayu dan akhirnya mau disuntik," ujarnya.

Di pedukuhan ini terdapat 14 warga berstatus ODGJ yang menjadi sasaran vaksinasi. Irvan yang mengantar petugas vaksin harus mengeluarkan berbagai jurus jitu agar mereka bersedia disuntik.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Selain Klaster Tilik, Muncul Klaster Senam di Bantul

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:59 WIB
X