• Sabtu, 4 Desember 2021

Nakes Korban KKB di Kiwirok Mengadu ke Komnas HAM Papua, Butuh Perlindungan

- Selasa, 21 September 2021 | 14:06 WIB
Kepala Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua Frits B. Ramandey bersama staf menerima pengaduan tenaga kesehatan korban kekerasan KKB Kiwirok Pegunungan Bintang di Kantor Komnas HAM Papua, Jayapura, Selasa (21/9/2021).  (ANTARA/HO-Komnas HAM Perwakilan Papua)
Kepala Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua Frits B. Ramandey bersama staf menerima pengaduan tenaga kesehatan korban kekerasan KKB Kiwirok Pegunungan Bintang di Kantor Komnas HAM Papua, Jayapura, Selasa (21/9/2021). (ANTARA/HO-Komnas HAM Perwakilan Papua)


JAYAPURA, harianmerapi.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua, Selasa (21/9/2021) menerima pengaduan dari sejumlah tenaga kesehatan (nakes) yang selamat dari korban kekerasan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.


"Komnas HAM Papua sudah menerima dan mendengar langsung pengaduan nakes korban kekerasan KKB Kiwirok, ya, kami sangat prihatin dan menyesali adanya kejadian ini," kata Kepala Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua Frits B. Ramandey kepada ANTARA seusai menerima pengaduan nakes korban kekerasan KKB Kiwirok di Jayapura, Selasa.

Ditegaskan pula bahwa tenaga kesehatan yang bertugas di mana pun harus dapat dilindungi karena sangat berjasa dan mulia dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat di kampung-kampung.

Baca Juga: Mertua SBY Hj Sunarti Sri Hadiyah Dimakamkan di Samping Makam Suaminya, Sarwo Edhie Wibowo

"Empat nakes yang datang mengadu di Komnas HAM Papua kami berikan apresiasi karena sudah mau datang dan menyampaikan persoalan terhadap kasus kekerasan KKB kepada mereka sebagai pekerja kemanusiaan di Puskesmas Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang," kata Frits Ramandey.

Guna memberikan kenyamanan bekerja bagi tenaga kesehatan di mana saja bekerja, dia berharap pemerintah dan aparat berwenang perlu memberikan perlindungan jaminan keamanan.

Frits menyebutkan sejumlah tenaga kesehatan mengadu Komnas HAM mengaku trauma.

Baca Juga: Indonesia Raih Penghargaan dari Badan Pangan dan Badan Atom Dunia, Ini Prestasinya

"Pemerintah dan instansi berwenang bisa memberikan jaminan keamanan untuk tenaga kesehatan yang bekerja melayani masyarakat di daerah pedalaman maupun wilayah terpencil lainnya," kata Frits.

Kasus kekerasan KKB Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang pada hari Senin (13/9) mengakibatkan sejumlah nakes mengalami korban, seorang suster Gabriela Meilani meninggal dunia di jurang kedalaman 500 meter.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

13 Kios Milik IPB di Dramaga Bogor Terbakar

Senin, 22 November 2021 | 10:37 WIB

Ini Kronologi Bandar Narkoba Tabrak Polisi di Cirebon

Minggu, 21 November 2021 | 19:33 WIB

KKB Beli Amunisi dari Hasil Menjual Emas Pendulangan

Minggu, 21 November 2021 | 17:19 WIB
X