• Selasa, 25 Januari 2022

Indonesia Raih Penghargaan dari Badan Pangan dan Badan Atom Dunia, Ini Prestasinya

- Selasa, 21 September 2021 | 13:45 WIB
Direktur Jenderal Badan Atom Dunia (IAEA) Rafael Mariano Grossi (kanan) memberikan penghargaan kepada Organisasi Riset Tenaga Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang diwakili oleh Duta Besar RI untuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Darmansjah Djumala (kiri) di Wina, Austria, Senin (20/9/2021).  (ANTARA/HO-BRIN)
Direktur Jenderal Badan Atom Dunia (IAEA) Rafael Mariano Grossi (kanan) memberikan penghargaan kepada Organisasi Riset Tenaga Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang diwakili oleh Duta Besar RI untuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Darmansjah Djumala (kiri) di Wina, Austria, Senin (20/9/2021). (ANTARA/HO-BRIN)


JAKARTA, harianmerapi.com- Indonesia mendapat penghargaan internasional melalui Organisasi Riset Tenaga Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang terlah berkiprah secara nyata.


Penghargaan berupa Outstanding Achievement Award dari Badan Pangan Dunia (Food and Agriculture Organization) dan Badan Atom Dunia (International Atomic Energi Agency).

"Indonesia melalui kiprah para peneliti nuklir bidang pertanian telah menunjukkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi nuklir untuk pengembangan varietas unggul tanaman pangan, yang berkontribusi signifikan pada penguatan ketahanan pangan nasional," kata Duta Besar RI untuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Darmansjah Djumala dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (21/9/2021).

Baca Juga: Kontak Tembak TNI dengan KKB di Kiwirok, Pratu Ida Bagus Putu Gugur

Penghargaan itu diberikan kepada Indonesia atas capaian riset dan pemanfaatan teknologi nuklir di Indonesia melalui Organisasi Riset Tenaga Nuklir (ORTN) yang sebelumnya bernama Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) di bidang pemuliaan tanaman pangan.

Hingga saat ini, ORTN melalui teknologi nuklir telah menghasilkan 32 varietas padi, 12 varietas kedelai, tiga varietas sorgum, satu varietas gandum, satu varietas kacang tanah, dan satu varietas pisang.

Penghargaan tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Badan Atom Dunia (IAEA) Rafael Mariano Grossi kepada Duta Besar RI untuk PBB Darmansjah Djumala pada rangkaian persidangan IAEA General Conference ke-65 di Markas PBB Wina, Austria, Senin (20/9).

Baca Juga: Ini Ciri-ciri Mayat Terkubur Pasir di Pantai Parangkusumo yang Gegerkan Warga

Djumala menuturkan penghargaan itu menunjukkan Indonesia diakui dalam penguasaan teknologi nuklir untuk tujuan damai, serta menerapkannya untuk mendukung program pembangunan nasional.


Menurut dia, hasil kerja sama internasional dengan negara anggota IAEA yang telah dicapai merupakan cerminan diplomasi membumi Pemerintah Indonesia dalam bidang teknologi nuklir, yang mampu memberikan manfaat sosial ekonomi langsung kepada masyarakat melalui aplikasi dalam bidang pangan.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peraih Nobel Perdamaian Desmond Tutu Tutup Usia

Minggu, 26 Desember 2021 | 21:30 WIB
X