• Senin, 3 Oktober 2022

Kemenkumham Diminta Evaluasi Sistem Keamanan untuk Cegah Kebakaran

- Rabu, 8 September 2021 | 13:43 WIB
 Anggota Brimob Polri berjaga di pintu masuk Lapas Klas 1 Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021).  (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Anggota Brimob Polri berjaga di pintu masuk Lapas Klas 1 Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Baca Juga: Tim Inafis Mabes Polri Tiba di Lapas Tangerang Langsung Lakukan Penyelidikan

Andi Rio menjelaskan lapas harus tetap melakukan pembinaan di ruang yang masih dapat digunakan dan bagi ruang tahanan yang terbakar, dapat di lakukan pemindahan atau penitipan tahanan ke lapas lain.

Langkah itu menurut dia harus tetap melalui aturan dan mekanisme yang berlaku dengan tetap memperhatikan jumlah keberadaan tahanan lain.

Selain itu, terkait peristiwa kebakaran di Lapas krlas 1 Tangerang, Andi Rio meminta agar seluruh pihak tidak memberikan informasi yang dapat meresahkan dan menakutkan kepada publik.

Dia meminta semua pihak menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan Polri, apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian sehingga jangan ada pihak yang berspekulasi terkait peristiwa tersebut.

 Baca Juga: Lapas Tangerang yang Terbakar Over Kapasitas 400 Persen, Menkumhan: Masalah Klasik

"Saat ini lebih baik kita mendoakan bagi para korban dan memberikan semangat serta dukungan moril kepada pihak keluarga yang ditinggalkan dan tahanan yang masih berada di lokasi, karena tentunya rasa panik dan takut masih terjadi di lingkungan lapas," ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 41 orang tewas dan 73 orang terluka, dan delapan di antaranya luka berat atas insiden kebakaran Lapas kelas I Tangerang, Banten, Rabu (8/9) dini hari. Kebakaran terjadi di salah satu blok di dalam lapas tersebut.*

 

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Kapolri janji usut tuntas tragedi Kanjuruhan Malang

Minggu, 2 Oktober 2022 | 22:00 WIB
X