HARIAN MERAPI - Pasukan Kursi Roda (PaKuDa) Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Aisyiyah Gunungkidul mewakafkan 11 kursi roda agar bisa digunakan jemaah haji yang memerlukan.
Prosesi penyerahan wakaf kursi roda tersebut secara simbolis diserahkan oleh perwakilan pengurus PaKuda KBIHU Aisyiyah Gunungkidul kepada Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Arab Saudi.
Selain wakaf 11 kursi roda, PaKuDa KBIHU Aisyiyah Gunungkidul juga menyerahkan bantuan wujud uang dalam suatu acara bertajuk Tasyakuran dan Evaluasi Ibadah Haji di Arab Saudi, baru-baru ini.
Baca Juga: Populasi ikan air tawar turun, DKP Bantul tebar 32 ribu benih ikan lokal
Salah satu perwakilan PCIM Arab Saudi, Chorul Ahyan mengatakan, merasa sangat bahagia dengan adanya wakaf kursi roda dan bantuan uang tersebut.
“PCIM Arab Saudi akan tetap berkhidmat dalam memberikan layanan ibadah haji kepada warga Muhammadiyah khususnya maupun warga umumnya yang sedang melaksanakan ibadah haji,” ungkapnya.
Adapun amanah wakaf kursi roda akan dimanfaatkan semaksimal atau sebaik mungkin. Sedangkan bantuan wujud uang, nantinya akan digunakan untuk pengadaan atau pembelian kursi roda lagi.
Baca Juga: Diganjar Apresiasi, Delapan Kalurahan di Kulon Progo Ini Rampungkan Pemungutan PBB P2
Dalam kesempatan tersebut, Alfis KH sebagai kordinator lapangan melaporkan, bahwa PaKuDa telah memberikan layanan kursi roda saat pelaksanaan umroh wajib sabanyak 48 jamaah.
Lalu untuk thawaf ifadhah dan sai telah memberikan layanan kepada 56 jemaah. Selain itu PaKuDa tidak sekedar mendorong kursi roda, namun, juga memberikan bimbingan doa.
Dengan demikian, jemaah haji terutama lansia khususnya maupun jemaah haji lain yang harus menggunakan kursi roda dapat terlayani dengan baik, merasa nyaman serta lancar menyelesaikan rangkaian ibadah haji.
Baca Juga: Kisah Anar Tiur Samosir, Gapai Puncak Gunung Rinjani di Usia 71 Tahun
“Kursi roda dan uang yang kami amanahkan kepada PCIM Arab Saudi terutama berasal dari para jemaah, baik yang kami bantu untuk didorong kursi rodanya maupun jemaah haji umumnya,” papar Alfis.
Sementara itu inisiator PaKuDa KBIHU Aisyiyah Gunungkidul, Faizuz Sa'bani mengatakan, terbentuknya PaKuDa secara mendadak tersebut benar-benar hidayah dari Allah SWT.