Dalam penjelasan khutbahnya, KH Faturahman menjabarkan bahwa Nabi Ibrahim rela mengorbankan hartanya di jalan Allah, yaitu mengorbankan ratusan hewan ternak miliknya berupa onta dan kambing.
Sementara dari sifat sabar dan tawakalnya, khatib menjelaskan bahwa Nabi Ibrahim sabar dalam menjalani perintah Allah untuk mengorbankan putranya sendiri, yaitu Ismail, kendatipun merupakan anak yang sangat dinantinya sejak lama.
Baca Juga: Putri Sulung Sultan Dianugerahi Doktor Honoris Causa dari NIU Amerika Serikat
Sedangkan amalan yang ketiga, adalah sifat sosialnya yang sangat tinggi. "Sifat sosial, kerja sama, kasih sayang, gotong royong," kata KH Faturahman Ya'qub.*