Ibadah kurban untuk raih kebahagiaan hidup yang sesungguhnya

photo author
Khamim Zarkasih, Harian Merapi
- Selasa, 27 Juni 2023 | 17:00 WIB
Ibadah kurban untuk raih kebahagiaan hidup yang sesungguhnya (Dok. Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M. Si.)
Ibadah kurban untuk raih kebahagiaan hidup yang sesungguhnya (Dok. Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M. Si.)

HARIAN MERAPI - Dengan melaksanakan ibadah kurban kita akan menjadi hamba yang senantiasa bersyukur atas nikmat dan rezeki yang telah diberikan kepada kita oleh Allah.

Hal ini juga dijelaskan di dalam Al-Qur’an pada beberapa surat, penjelasannya sebagai berikut: “Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.” (QS. Al-Baqarah; 2:152).

“Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah rezeki yang baik yang Kami berikan kepada kamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.” (QS.Al-Baqarah; 2:172).

Baca Juga: Kabar dari Tanah Suci Mekkah, jemaah haji mulai bergerak ke Arafah, begini suasananya

Ibadah yang bisa dikatakan paling utama yang berhubungan dengan fisik dan tubuh adalah shalat. Sedangkan ibadah yang bisa dikatakan paling utama yang berhubungan dengan harta yang kita mililiki adalah qurban.

Maka lakukanlah kedua ibadah tersebut secara seimbang. Hal ini sudah dijelaskan di dalam Al-Qur’an: “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.” (QS.Al-Kautsar; 108:2).

Dengan hidup yang berkeseimbangan inilah seseorang akan meraih kebahagiaan dan ketenteraman dalam hidupnya.

Kebahagiaan seseorang sebenarnya datangnya dari hati orang yang bersangkutan. Hatilah yang dapat menentukan bahagia atau tidaknya seseorang.

Sebagaimana sabda Rasulullah Muhammad SAW: “Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung)”. (HR. Bukhari Muslim).

Baca Juga: Muhammadiyah Kota Semarang Siapkan 40 Lokasi untuk Shalat Idul Adha

Agar supaya segumpal daging itu tetap menjadi baik, maka setiap manusia harus senantiasa berikhtiar untuk menjaga dan meneliharanya dengan berbagai cara dan perbuatan.

Di antara hal-hal yang bisa dilakukan untuk “menjaga hati” agar tetap berbahagia di dalam hidupnya adalah:

Pertama, tidak membenci. Jangan sekali-kali membenci seseorang hanya karena dia lebih baik darimu. Walaupun dia berbuat kesalahan kepadamu, namun sebaiknya tetaplah kamu mendoakan dia untuk berubah dan menjadi baik.

Sebagaimana firman Allah SWT: “Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat”. (QS. Al-Hujurat; 49:10).

Kedua, tidak berkeluh kesah. Orang-orang yang beriman janganlah mudah berkeluh kesah atas segala sesuatu yang menimpanya, karena apa yang kita alami adalah sebuah proses yang kita lalui, agar menjadi lebih dewasa dalam banyak hal, sebaliknya perbanyaklah berdoa kepada Allah SWT.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sepuluh cara menjaga persaudaraan sejati

Sabtu, 18 April 2026 | 17:00 WIB

Menjaga kebersihan hati

Jumat, 17 April 2026 | 17:00 WIB

Delapan golongan manusia yang dicintai Allah SWT

Rabu, 15 April 2026 | 17:00 WIB

Hikmah haji dan umrah

Selasa, 14 April 2026 | 17:00 WIB

Al-Quran tentang keutamaan bekerja keras

Senin, 13 April 2026 | 17:00 WIB

Keutamaan sifat itsar dalam Al-Quran dan Al-Hadits

Jumat, 10 April 2026 | 17:00 WIB

Kewajiban suami menurut Al-Quran dan Al-Hadits

Rabu, 8 April 2026 | 17:00 WIB

Teologi lingkungan dalam perspektif Islam

Selasa, 7 April 2026 | 17:00 WIB

Menghadapi tipu daya setan

Sabtu, 4 April 2026 | 17:00 WIB

Keutamaan berbakti kepada Ibu

Jumat, 3 April 2026 | 17:00 WIB

Aspek-aspek pendidikan anak dalam keluarga

Kamis, 2 April 2026 | 17:00 WIB

Dua belas tips hidup bahagia dalam Islam

Rabu, 1 April 2026 | 17:00 WIB

Membangun Etos Kerja Islami

Senin, 30 Maret 2026 | 17:00 WIB

Sembilan faktor untuk menggapai keberkahan keluarga

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:00 WIB

Berbagai strategi pemenuhan kebutuhan keluarga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:00 WIB

Qolbun salim dalam Al-Quran

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:00 WIB
X