Pasar Lawasan Tempo Doeloe 2023, Hadirkan Kuliner Jadul hingga Pentaskan Kreativitas Siswa

photo author
Awan Turseno, Harian Merapi
- Senin, 4 Desember 2023 | 06:00 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana mengunjungi stand Pasar Lawasan Tempo Doeloe Tahun 2023.      (Foto: Awan Turseno)
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana mengunjungi stand Pasar Lawasan Tempo Doeloe Tahun 2023. (Foto: Awan Turseno)

HARIAN MERAPI - Berbagai macam produk kuliner jaman dulu (jadul) maupun kerajinan hasil produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dihadirkan pada Pasar Lawasan Tempo Doeloe Tahun 2023.

Event yang digelar di halaman Stasiun TVRI Yogyakarta, Jalan Magelang, Sinduadi, Mlati, Sleman, digelar selama 10 hari mulai 1-10 Desember 2023 dan dibuka dari jam 10.00 WIB hingga 22.30 WIB.

Pasar Lawasan Tempo Doeloe Tahun 2023 dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana, Jumat (1/12/2023) malam dengan pemukulan gong dilanjutkan meninjau stand kuliner.

Baca Juga: Bupati Sleman terima buku Komunikasi Bencana Menuju Pariwisata Berkelanjutan, begini harapannya

Ery Widaryana menyampaikan, di Pasar Lawasan Tempo Doeloe Tahun 2023 dapat ditemukan berbagai produk UMKM dari tempo dulu hingga modern. Menurutnya, agenda ini berguna untuk membangkitkan pelaku UMKM di Kabupaten Sleman dan sekitarnya sebagai wadah untuk mempromosikan sekaligus memasarkan dari hasil produk mereka.

“Pemerintah Kabupaten Sleman berharap, adanya Pasar Lawasan Tempo Doeloe, UMKM dapat menjadi semakin berkembang. Apalagi UMKM sebagai soko (pilar) ekonomi bagi masyarakat menengah ke bawah,” ujarnya.

Di Pasar Lawasan ini, lanjutnya, juga disediakan panggung untuk menampilkan kreatifitas dan minat bakat siswa-siswi dari tingkat SD dan SMP yang ada di Kabupaten Sleman. Dimana di sekolah-sekolah saat ini sedang dikembangkan melalui program Profil Pelajar Pancasila.

Baca Juga: Kunjungi petani ikan lele di Bantul, Titiek Soeharto sebut inovasi bioflok tingkatkan penghasilan

Dalam Kurikulum Merdeka, siswa-siswi di tuntut mengembangkan minat dan bakatnya sesuai dalam diri mereka. Minat dan bakat itu, dipoles individual melalui disiplin ilmu yang disebut pembelajaran berdeferensiasi.

Sehingga setiap pelaksanaan pemdampingan minat dan bakat, akan diakhiri dengan istilah panen raya.

“Di Pasar Lawasan ini juga ajang untuk menampilkan bakat-bakat mereka. Jadi kita bisa melihat bagaimana anak-anak menampilkan minat dan bakat sesuai dengan profil Pelajar Pancasila yang ada lima dimensi,” ungkap Ery.

Pimpinan L Production, Lena menambahkan,  Pasar Lawasan Tempo Doeloe Tahun 2023 digagas untuk meningkatkan potensi UMKM khususnya di wilayah Sleman. Berbagai produk olahan makanan jaman dulu (jadul) hingga kekinian disajikan bagi pengunjung.

Alasan lain, mengangkat tema lawasan karena banyak penyelenggara yang mengadakan event dengan menampilkan produk yang modern, kekinian maupun yang sedang tren di tengah masyarakat.

Melalui gelaran Pasar Lawasan Tempo Doeloe ini dapat membuktikan bahwa kuliner tempo dulu tetap bertahan, terbukti antusias masyarakat yang hadir cukup banyak.

Melalui event ini diharapkan masyarakat dapat mengenal berbagai macam kuliner yang ada di nusantara. Masyarakat dapat hadir dan membeli makanan maupun hasil kretivitas UMKM. Terdapat 120 tenant dari UMKM, angkringan maupun pasar senthir untuk menambah daya tarik pengunjung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X