• Kamis, 26 Mei 2022

Legenda Lesung Nangka Growong 4: Lesung dan Alu Kayu Nangka Tumbuh Jadi Pohon

- Kamis, 18 November 2021 | 08:55 WIB
                Lesung dan lumpang batu yang dilestarikan masyarakat desa Gantang.                (Dok. Amat Sukandar)
Lesung dan lumpang batu yang dilestarikan masyarakat desa Gantang. (Dok. Amat Sukandar)

harianmerapi.com - Beradunya dua jenis lesung dan lumpang dari batu dan kayu di angkasa menimbulkan asap putih seperti kabut atau ‘pedhut’. Dan tempat terjadinya pedhut itu kini disebut dusun Pedhutan di desa Gantang.

Karena sama-sama sakti, dalam pertarungan seru dengan kekuatan-kekuatan yang dahsyat, kedua senjata itu akhirnya terpental masing-masing jatuh ke tanah.

Lesung, lumpang dan gandhik batu milik Aki Dalem jatuh ke tempat semula di dusun yang kini bernama Panthengan Kalas.

Baca Juga: Misteri Mimpi Pesan Simbah yang Akhirnya Jadi Kenyataan

Tetapi batang gandhiknya patah. Sedangkan lesung kayu nangka juga kembali dan jatuh di dusun Kadisana, di mana kala itu Ki Ajar Windusana berada.

Lesung kayu nangka itu jatuh dengan posisi menancap menghadap ke utara (lubang lesung mengarah ke utara). Dan alunya jatuh di dusun Banyuurip, juga dengan posisi menancap.

Pada akhir pertarungan, Ki Ajar Windusana berkata kepada Aki Dalem, “Saiki, kanggo titikan yen agama sing arep urip sumebar kuwi, agamaku apa agamamu. Yen lesung lan alu kayu nangka iki urip utawa semi, ateges sing arep rata ing bumi Jawa agama Rasul yaiku agama Islam.”

Baca Juga: Rumahku Bukan Surgaku 1: Orang Tua Setiap Hari Bertengkar di Depan Anak

(Sekarang, sebagai tanda bila agama yang hidup tersebar itu agamaku atau agamamu. Bila lesung dan alu kayu nangka ini hidup dan tumbuh, berarti yang akan merata di bumi Jawa agama Rasul yaitu agama Islam).

Dan atas izin dan perkenan Allah SWT, seketika lesung dan alu kayu nangka itu semi dan tumbuh menjadi pohon nangka, meski batang pohon nangka itu sudah dibuat lesung.

Lesung itu terus tumbuh dan berkembang menjadi sebuah pohon nangka yang besar, sampai sekarang. Melihat kenyataan lesung kayu nangka itu tumbuh dan mendengar pernyataan Ki Ajar Windusana.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X