• Selasa, 25 Januari 2022

Dampak Pandemi Corona, Jumlah Pelaku UMKM Melonjak

- Senin, 18 Oktober 2021 | 14:58 WIB
Ilustrasi (Dok Merapi)
Ilustrasi (Dok Merapi)

Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo ditengah pandemi virus Corona terus melakukan pemantauan dan pendampingan. Petugas juga mendata UMKM yang keberadaanya tersebar merata di 12 kecamatan. Hasilnya diketahui sekarang ada 350.000 UMKM.

Jumlah pelaku UMKM tersebut melonjak sangat tinggi ditengah pandemi virus Corona. Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo pada tahun 2018 mendata hanya ada 20.580 UMKM.

Baca Juga: Jual Beli Jabatan di Kabupaten Proboloinggo, KPK Panggil 8 Orang Saksi

Lonjakan pelaku UMKM akan terus dipantau Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo. Sebab dimungkinkan masih ada perubahan data dan usaha pelaku UMKM.

"Kami masih terus memantau apakah 350.000 pelaku UMKM yang terdaftar menerima BPUM tersebut masih aktif atau tidak," lanjutnya.

Iwan Setiyono menambahkan, dari 350.000 UMKM tersebut hanya ada 122.000 UMKM yang memiliki dokumen lengkap seperti seperti Izin usaha dan NIB. Pelaku UMKM tersebut bergerak di berbagai bidang usaha dan keberadaanya tersebar disejumlah wilayah.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Berimbas Kualitas Kehidupan Pekerja Menurun dan Tak Bahagia, Simak Survei JobStreet

Pemkab Sukoharjo membantu membangkitkan usaha serta memulihkan ekonomi pelaku UMKM dengan menggelar gelar potensi setiap hari Jumat hingga Minggu di Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GP3D) Graha Wijaya.

Dalam gelar potensi tersebut pelaku UMKM bisa menampilkan produk yang dihasilkan untuk ditawarkan pada masyarakat. Dengan demikian transaksi ditempat bisa terjadi setelah sebelumnya mengandalkan sistem online. Kegiatan digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus Corona secara ketat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo, mengatakan, Pemkab Sukoharjo sebelumnya sudah sering menggelar kegiatan dengan melibatkan pelaku UMKM. Salah satunya gelar potensi yang dilaksanakan di GP3D Graha Wijaya. Namun karena kondisi pandemi virus Corona maka kegiatan tersebut terpaksa dihentikan sementara. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penyebaran virus Corona.

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X