Bima Perkasa Jogja tukar pemain Indra Muhammad dengan Andre Adrianno dari Prawira Harum Bandung jelang IBL 202

- Minggu, 27 November 2022 | 09:20 WIB
Bima Perkasa Jogja menukar Indra Muhammad (kanan) dengan Andre Adrianno.  (Instagram @bimaperkasajgj)
Bima Perkasa Jogja menukar Indra Muhammad (kanan) dengan Andre Adrianno. (Instagram @bimaperkasajgj)

HARIAN MERAPI - Jelang bergulirnya Indonesia Basketball League (IBL) 2023, manajemen Bima Perkasa Jogja mengambil langkah yang mengejutkan di bursa transfer.

Indra Muhammad, pemain yang sudah dua musim berkostum Bima Perkasa Jogja ditukar dengan penembak jitu asal Prawira Harum Bandung, Andre Adrianno untuk IBL 2023.

Kejuaraan dunia FIBA 3X3 di Hongkong menjadi momen terakhir Indra Muhammad bersama Bima Perkasa Jogja.

Baca Juga: Argentina buka peluang ke babak 16 besar Piala Dunia 2022, pelatih Lionel Scaloni minta tak cepat puas

Presiden Bima Perkasa, Hady Efendy beserta manajer, Alvin Indra tidak menyebut secara spesifik penyebab penukaran.

Namun, mereka kembali menegaskan bahwa kriteria pemain yang dipertahankan adalah mereka yang mau menaruh hati di tim dan Yogyakarta.

Syarat itu pula yang menjadi dasar perekrutan sejumlah pemain seperti Nuke Tri Saputra, Darren Benaya, Jacob Lobbu, Argus Sanyudy, dan Daniel Salamena musim ini.

"Kami tegaskan bahwa kami hanya menginginkan pemain yang sepenuh hati di Bima Perkasa dan DIY. Andre Adrianno sebenarnya sudah cukup lama ingin main bersama Bima Perkasa dan baru musim ini bisa terwujud," kata Alvin Indra.

Baca Juga: Daftar hari libur tahun 2023, dari libur tahun baru, hari nasional hingga cuti bersama, total 24 hari

Pelatih Bima Perkasa, Efri Meldy tidak butuh adaptasi lama dengan Andre Adrianno begitu juga sebaliknya karena sudah mengetahui karakter masing-masing ketika sama-sama di bawah bendera Satya Wacana Salatiga.

Andre adalah pemain yang tidak hanya bisa piawai mencetak angka dari jarak jauh tetapi juga penyuplai bola yang andal. Ia menjadi top skor ke-3 West Bandits di musim 2020/2021 dengan 200 poin.

Sayang David Singleton selaku pelatih Prawira Harum belum bisa mengeluarkan potensi terbaiknya musim lalu sehingga Andre lebih banyak duduk di bangku cadangan.

"Di Bima Perkasa ada Coach Meldy yang memang terkenal andal dalam mengeluarkan potensi para pemain. Buktinya sudah banyak," sambung Hady Efendy.

Baca Juga: Dampak bencana gempa bumi Cianjur, juru pelihara Situs Gunung Padang pastikan tidak ada kerusakan

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X