Argentina buka peluang ke babak 16 besar Piala Dunia 2022, pelatih Lionel Scaloni minta tak cepat puas

- Minggu, 27 November 2022 | 08:20 WIB
Lionel Messi merayakan kemenangan Argentina atas Meksiko bersama rekan-rekan satu tim usai laga penyisihan kedua Grup C Piala Dunia 2022 Qatar di Stadion Lusail, Lusail, Qatar, Minggu (27/11/2022) dini hari WIB.  (ANTARA/REUTERS/KAI PFAFFENBACH )
Lionel Messi merayakan kemenangan Argentina atas Meksiko bersama rekan-rekan satu tim usai laga penyisihan kedua Grup C Piala Dunia 2022 Qatar di Stadion Lusail, Lusail, Qatar, Minggu (27/11/2022) dini hari WIB. (ANTARA/REUTERS/KAI PFAFFENBACH )

HARIAN MERAPI - Argentina membuka peluang ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar usai menang 2-0 atas Meksiko pada pertandingan kedua babak penyisihan grup, Minggu (27/11/2022) dini hari WIB.

Hasil itu membuat Argentina menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup C Piala Dunia 2022 Qatar dengan 3 poin di bawah Polandia di puncak yang mengumpulkan nilai 4.

Dalam pertandingan melawan Meksiko pada pertandingan kedua babak penyisihan Grup C Piala Dunia 2022 Qatar, dua gol Argentina dicetak Lionel Messi dan Enzo Fernandez.

Baca Juga: Prancis jadi tim pertama lolos ke 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar, Didier Deschams lega lepas dari kutukan

Sebelumnya, Argentina dikalahkan Arab Saudi 1-2 pada pertandingan pertama babak penyisihan Grup C Piala Dunia 2022 Qatar.

Argentina lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar jika berhasil mengalahkan Polandia pada pertandingan terakhir babak penyisihan grup.

Pelatih Lionel Scaloni meminta Argentina untuk tak cepat puas dengan kemenangan atas Meksiko tersebut karena pertandingan terakhir melawan Polandia akan jadi penentu.

Ditanya tentang foto yang memperlihatkan asistennya, Pablo Aimar, hampir menangis karena kemenangan atas Meksiko, Scaloni meminta beberapa perspektif.

Baca Juga: Daftar hari libur tahun 2023, dari libur tahun baru, hari nasional hingga cuti bersama, total 24 hari

"Anda harus memiliki akal sehat, ini hanya pertandingan sepakbola," kata dia seperti dikutip AFP.

“Saya menerima pesan dari abang saya yang mengaku menangis dan tidak boleh seperti itu. Seolah-olah ini lebih dari sekadar pertandingan sepakbola."

"Saya tidak sependapat. Para pemain harus paham ini pertandingan sepak bola. Jika tidak, akan seperti ini dalam setiap pertandingan."

"Sulit untuk membuat orang mengerti bahwa matahari akan terbit besok, menang atau kalah. Yang penting adalah bagaimana Anda mengerjakan sesuatu," kata Scaloni.

Scaloni mengaku tidak akan merayakan kemenangan itu karena timnya masih belum keluar dari nasib buruk. Karena jika melawan Polandia nanti berakhir imbang juara dua kali itu masih bisa tersingkir.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X