• Minggu, 23 Januari 2022

PSS Sleman Belum Memuaskan, Netizen Beri Saran Taktik untuk Dejan

- Rabu, 1 Desember 2021 | 19:37 WIB
Laga PSS Sleman dengan Persita Tangerang di Stadion Manahan Solo. (Foto: Instagram @pssleman)
Laga PSS Sleman dengan Persita Tangerang di Stadion Manahan Solo. (Foto: Instagram @pssleman)

SLEMAN, harianmerapi.com - Taktik Dejan Antonic di tiga pertandingan terakhir PSS Sleman belum memuaskan Sleman Fans. Tiap lini meninggalkan lubang besar. Pemain belakang masih inkonsisten. Lini tengah kehilangan gairah sehingga miskir kreasi serang. Di depan, dereran striker tumpul tanpa aksi Irfan Jaya.

Sleman Fans makin geram dengan gaya permainan pelatih asal Serbia itu. Mereka terus menaikkan tagar #Dejanout di media sosial. Di unggahan Instagram @pssleman Rabu (1/12/2021) siang, Sleman Fans bahkan menuliskan saran komposisi dan taktik untuk Dejan agar lebih enak ditonton saat melawan PSIS Semarang Jumat (3/12/2021) malam.

“Fitra Ridwan ki d mainke (dimainkan). Pemain apik kok mung (hanya) cadangan. Tengah ki Misba (Misbakhul Solikhin), Fitra Ridwan, dan Juninho. Yakin putaran dua Fitra ucol (pindah), mek (hanya) jadi cadangan,” tulis @rizky_didit.

Baca Juga: Geger Video Mesum di Warung Kopi di Salatiga, Kapolres: Sudah ada Titik Terang, Segera Dirilis

Dalam postingan berisi potongan aksi para pemain menggeber latihan itu, akun @ko.sa.sih mempertanyakan pola yang berbeda dari latihan dengan pertandingan. “Latihane umpan-umpan pendek pas main long pass terus,@ tulisnya.

“Buktikanlah di pertandingan sesungguhnya, bukan cuma kelihatan keren di traininy do’oang,” sambung @marzuck.vaka.

Baca Juga: Ridwan Kamil Pamerkan Lukisan di Jogja, Sebut Manusia Harus Berekspresi

Monotonnya taktik Dejan terekam dalam statistik. Dengan komposisi lini depan macam Irfan Jaya, Arsyad Yusgiantoro, Irkham Milla, Nemanja Kojic, dan wonderkid Saddam Emiruddin Gaffar PSS hanya mampu mencetak 18 gol dalam 14 pertandingan. Berganti-gantinya komposisi lini belakang lebih parah, Laskar Sembada sudah kebobolan 23 gol, terburuk di bawah Persiraja.

Direktur PT PSS, Andywardhana mengatakan perombakan bukan hal yang mustahil. Namun dirinya masih ingin melihat mana saja pemain yang memberi kontribusi. “Kalau ada kesempatan merombak ya kita rombak tapi kita lihat dulu pemain mana yang kasih kontribusi bagus buat tim qkan dipertahankan,” tegas Andy.*

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X