• Sabtu, 22 Januari 2022

Semifinal DBL Menjadi Ajang Uji Coba Pelaksanaan Event Olahraga dengan Penonton Langsung di Stadion

- Selasa, 2 November 2021 | 19:20 WIB
Tangkapan layar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito yang dipantau di jakarta, Selasa (2/11/2021).  (ANTARA/Indriani)
Tangkapan layar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito yang dipantau di jakarta, Selasa (2/11/2021). (ANTARA/Indriani)

JAKARTA, harianmerapi.com - Pemerintah melakukan uji coba pelaksanaan semifinal dan final Development Basketball League (DBL) dengan menerima penonton langsung di stadion yang akan diselenggarakan di Bandung.

“Pelaksanaan final dan semifinal dilakukan dengan ketentuan hanya penonton dengan kategori hijau dalam aplikasi Peduli LIndungi dan yang mendapatkan undangan yang boleh menghadiri pertandingan,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, dalam keterangannya secara daring di Jakarta, Selasa (2/11/2021).

Untuk jumlah penonton dibatasi maksimal 122 orang yang boleh hadir pada pertemuan tersebut. Wiku menegaskan bahwa penegakan kebijaan tersebut merupakan tanggung jawab bersama.

Baca Juga: Presiden Jokowi Melanjutkan Lawatan ke Abu Dhabi

"Masyarakat diminta untuk menegakkan dan mematuhi peraturan yang ditetapkan,” tambah dia.

Penyelenggaraan DBL diperluas pelaksanaannya mulai dari Surabaya, Bandung, Yogyakarta, dan Tangerang.

Pemerintah juga menerbitkan Inmendagri Nomor 57 Tahun 2021 tentang PPKM level tiga, level dua dan level satu Covid-19 di Jawa dan Bali yang ditandatangani Mendagri Tito Karnavian pada Senin (1/11).

Baca Juga: Soal Persyaratan Tes Antigen Bagi Penumpang Pesawat, Angkasa Pura Tunggu Surat Edaran Pusat

Dalam aturan tersebut dijelaskan, pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api, pesawat, dan kapal laut diwajibkan menunjukkan kartu vaksin, menunjukkan antigen (H-1) bagi pelaku perjalanan yang sudah divaksin dua kali atau PCR (H-3) bagi pelaku perjalanan yang baru divaksin satu kali untuk moda transportasi pesawat yang masuk atau keluar wilayah Jawa dan Bali.

Selanjutnya, menunjukkan antigen (H-1) bagi pelaku perjalanan yang sudah divaksin dua kali atau PCR (H-3) bagi pelaku perjalanan yang baru divaksin satu kali untuk moda transportasi pesawat udara antar wilayah Jawa dan Bali. Menunjukkan antigen (H-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api, dan kapal laut.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Pemain PSS Sleman Tahan Madura United di Liga 1

Selasa, 18 Januari 2022 | 21:22 WIB
X