Soal Persyaratan Tes Antigen Bagi Penumpang Pesawat, Angkasa Pura Tunggu Surat Edaran Pusat

- Selasa, 2 November 2021 | 18:51 WIB
Agus Pandu Purnama memberikan keterangan kepada awak media  (Foto:Amin Kuntari)
Agus Pandu Purnama memberikan keterangan kepada awak media (Foto:Amin Kuntari)

KULON PROGO, harianmerapi.com - Rencana pemerintah pusat mewajibkan penumpang pesawat menunjukkan hasil negatif Covid-19 melalui tes antigen, menjadi angin segar bagi industri penerbangan tanah air. Sebab aturan sebelumnya yakni wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR dinilai memberatkan, terutama dari sisi harga.

Di Kulon Progo, PT Angkasa Pura I selaku pengelola Yogyakarta International Airport (YIA) masih menunggu surat edaran dari Satgas Covid-19 atau Kementerian Perhubungan terkait aturan baru tersebut. Sebelum surat edaran tersebut diterima, PT Angkasa Pura masih mensyaratkan hasil negatif tes PCR bagi para pengguna jasa penerbangan di YIA.

"Sekarang ini kita masih pakai tes PCR yang berlaku 3x24 jam karena belum ada surat edaran dari Satgas Covid-19 atau Kementerian Perhubungan," kata GM YIA dari PT Angkasa Pura I, Agus Pandu Purnama, dalam pertemuan dengan awak media di wilayah Wates, Selasa (2/11/2021).

Baca Juga: 63 Kasus Berhasil Diungkap Selama Operasi Sikat Jaran Candi 2021

Kendati demikian Pandu memastikan, jika nantinya surat edaran dari Satgas Covid-19 atau Kementerian Perhubungan sudah diterima, pihaknya akan segera menyesuaikan.

Menurutnya, segala sistem di bandara internasional Kulon Progo itu akan berubah, menerapkan persyaratan tes antigen yang berlaku 1x24 jam bagi penumpang pesawat yang sudah mendapat suntikan dua dosis vaksin Covid-19. Sementara yang baru menerima suntikan vaksin satu kali, tetap wajib menggunakan tes PCR.

"Mudah-mudahan surat edarannya segera turun supaya bandara kita bisa ramai lagi," harap Pandu.

Baca Juga: Paman Bejat! Keponakan Sendiri Dicabuli, Sampai Pelajar SMP itu Mengalami Trauma

Data dari PT Angkasa Pura I menyebutkan, jumlah penumpang pesawat pengguna jasa penerbangan di YIA pada Mei-Juni 2021 mencapai 6.000 orang per hari. Namun setelah PPKM diterapkan yakni pada Juli-Agustus 2021, jumlahnya turun drastis menjadi 1.500-1.200 orang per hari.

"Sekarang ini jumlah penumpang mengarah ke 5.000 orang per hari. Harapannya setelah pemberlakuan tes antigen jumlah penumpang bisa meningkat menuju 6.000 orang per hari atau bahkan lebih," terang Pandu.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pers Harus Mengkritik dengan Santun

Rabu, 27 April 2022 | 19:20 WIB
X