HARIAN MERAPI - Perbaikan dan pembaharuan terus dilakukan dr Edy Wibowo selaku pemilik PT Bima Perkasa Manajemen (BPM), perusahaan yang menaungi Bima Perkasa Jogja (BPJ).
Salah satunya memperkuat pivot dalam menentukan arah organisasi dan tim secara keseluruhan dengan menunjuk Berchman Heroe sebagai direktur PT Bima Perkasa Manajemen.
Sebelumnya, direktur PT Bima Perkasa Manajemen dirangkap dr Edy Wibowo sebagai pemegang saham mayoritas.
Baca Juga: Pasar Lawasan Tempo Doeloe 2023, Hadirkan Kuliner Jadul hingga Pentaskan Kreativitas Siswa
Alasan dr Edy menunjuk Berchman Heroe sangat kuat. Pertama, Berchman Heroe punya pengalaman dalam pengelolaan manajemen dan pengembangan pemain muda.
Ia bukan sosok baru dalam dunia basket Indonesia. Berchman Heroe adalah sosok di balik kesuksesan DBL Indonesia yang juga besar di Yogyakarta sejak 2008.
Tangan ajaibnya dalam membangun DBL di Yogya membuat DBL Indonesia meminta Berchman Heroe mengembangkan DBL Academy pada 2019.
Kedua, Berchman Heroe, dengan segudang pengalamannya dalam membesarkan brand dan pengembangan pemain muda selalu punya arah jelas ketika menggerakkan organisasi.
Baca Juga: Raisa Deg-degan Nyanyi 'Bahasa Kalbu' di Depan Titi DJ
Ketiga, Berchman Heroe adalah orang Yogya yang mengerti betul kultur dan penggemar basket di kota berpredikat kota pelajar ini.
"Saya menunjuk Pak Heroe sebagai direktur mengingat dia sudah belasan tahun di industri basket Indonesia," kata dr Edy.
"Kenapa? untuk memperkuat fondasi klub BPJ agar semakin berkembang dan kuat, butuh environment ideal. Saya tidak main-main," lanjutnya.
Baca Juga: Firli Bahuri Tak Akui Komunikasi dengan SYL, Polisi: Itu Hak Tersangka
Pembaruan sekaligus perbaikan itu berpangkal dari satu keyakinan bahwa Bima Perkasa tidak anti-kemutakhiran.