KKN di Desa Penari (Nur Story) Bagian 19 : Dalam Pusaran Masalah, Bima Masih Saja...

- Kamis, 12 Mei 2022 | 10:00 WIB
KKN di Desa Penari (Nur Story), kisah yang diunggah oleh akun Twitter Simple Man, yang viral 2019 dan kini diangkat ke layar lebar.  (Foto: Twitter Simple Man)
KKN di Desa Penari (Nur Story), kisah yang diunggah oleh akun Twitter Simple Man, yang viral 2019 dan kini diangkat ke layar lebar. (Foto: Twitter Simple Man)



JOGJA, harianmerapi.com – Kisah KKN di Desa Penari semakin ganjil menjelang hari-hari terakhir KKN mereka.

KKN di Desa Penari semakin kental menyajikan konflik antara Bima, Ayu, dan Nur, yang juga menyeret Widya. Bukan lagi menyeret, bahkan mengancam keselamatan Widya.

Kisah KKN di Desa Penari, konflik itu, diungkap Nur, salah satu tokohnya, kepada Simple Man, pemilik akun Twitter @SimpleM81379523, yang diunggah tahun 2019, dan viral.

Baca Juga: Mitos: Daya Tahan Tubuh Lebih Baik Karena Tertular Covid-19 daripada Menerima Vaksin, Faktanya...

Harian Merapi mencoba menyajikan cerita asli KKN di Desa Penari Nur Story atau versi Nur, dengan melansir thread akun Twitter Simple Man @SimpleM81379523.

KKN di Desa Penari (Nur Story) Bagian 19 : Kok bisa-bisanya Bima.

Seteru Nur, Bima, dan Ayu seperti tak berujung, Nur tidak terima dengan penjelasan Bima yang terkesan menyepelekan pelanggaran yang dilakukan dengan Ayu.

Anton tiba-tiba muncul mengalihkan pembicaraan ketiganya, “Cah loro iku wes teko, mboh tekan ndi, mosok moleh sampe bengi ngene (Dua anak itu sudah kembali, entah dari mana saja, masa pulang sampai malam begini),”

Wahyu dan Widya seharian pamit pergi ke Kota B untuk membeli barang kebutuhan KKN anak-anak.

Baca Juga: Cerita Lucu Jika Laku Demit pun Akan Dijual dan Semut Doyan Makan Minuman Sekoteng

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X