• Sabtu, 21 Mei 2022

Buah Waktu lagu yang dirilis Ahmad Hamdani untuk sebuah renungan misteri kehidupan

- Kamis, 20 Januari 2022 | 11:12 WIB
Ahmad Hamdani, Penyanyi lagu Buah Waktu.  (Dok. Istimewa)
Ahmad Hamdani, Penyanyi lagu Buah Waktu. (Dok. Istimewa)

BOGOR, harianmerapi.com - Ahmad Hamdani mencoba untuk mengungkap misteri kehidupan berkaitan dengan waktu melalui lagu ke empatnya yang berjudul Buah Waktu yang dirilis Rabu, 19 Januari 2022 di platform musik digital.

Penyanyi Ahmad Hamdani saat diwawancarai melalui akun Whatsapp-nya pada Rabu (19/1/2022) mengatakan, buah waktu yang dijadikan judul lagu terbarunya tersebut menamsilkan waktu adalah pohon. Situasi kita saat ini, baik manis atau pahit adalah buah dari apa yang kita tanam di masa lalu.

“Filosofi dari buah waktu jelas mengacu pada salah satu pesan dalam ilmu mahfudzhot, ketika saya nyantri dulu, yaitu ‘man yazro, yahsud', barang siapa yang menanam, maka dia akan menuai,” kata Ahmad Hamdani.

Baca Juga: Ayah Penulis Skenario Film Pendek Kerudung Truntum Sang Dalang Ternyata Seorang Wartawan, Siapakah Dia?

Seperti dijelaskan Ahmad Hamdani, lagu Buah Waktu bercerita tentang hikmah perjalanan waktu bagi setiap manusia. Ia tulis terinspirasi dari realita sosial masyarakat.

Ia mengamati banyak hal di lingkungannya, misalnya anak muda yang sukses menjadi pengusaha produk makanan berbasis online, pelajar SMA yang lulus dan berhasil diterima perguruan tinggi mancanegara, atau tukang becak yang kemudian mampu membuat pabrik becak dan mempekerjakan banyak orang, serta fenomena lainnya.

Dari kenyataan tersebut, Ahmad Hamdani mengatakan kita bisa memetik banyak nilai dalam hidup yang di antaranya kerja keras, sabar, selalu fokus, doa, pantang menyerah, dan lainnya.

Tapi jika ia renungkan lagi, ia melihat bahwa Tuhan memberikan pohon atau kesempatan kepada setiap manusia. Mau atau tidak mau, pohon itu akan tumbuh meski kita tidak setuju. Bersama tumbuhnya pohon itu, manusia menanam aneka macam bibit kesukaannya.

Baca Juga: Pengalaman Horor Liburan di Pantai Parangtritis Tercium Bau Anyir dan Dihadang Prajurit Tanpa Kepala

Ada bibit ketangguhan, bibit kerja keras, bibit doa, bibit kemalasan, bibit kebergantungan pada manusia lain, bibit kebencian, dan bibit lainnya. Nanti pada saat yang tepat pohon yang ia maksud sebagai waktu itu akan berbuah sesuai bibitnya.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Apa Alasan Brian Hengkang dari Sheila On 7 ?

Selasa, 10 Mei 2022 | 23:01 WIB
X