HARIAN MERAPI - Aksi penganiayaan kembali terjadi di wilayah Sleman. Kali ini terjadi di wilayah Ngaglik, Minggu (29/10/2023) sekira pukul 00.30 WIB.
Peristiwa tersebut bahkan viral di berbagai media sosial.
Kasi Humas Polresta Sleman AKP Edy Widaryanto, saat dikonfirmasi mebenaran peristiwa itu. Bahkan dalam kejadian itu Polsek Ngaglik telah menerima 2 laporan penganiyaaan secara bersama-sama.
"Kejadiannya Minggu tanggal 29 Oktober 2023 sekitar pukul 00.30 WIB," kata Edi.
Baca Juga: Bandara Kertajati resmi beroperasi, semua maskapai penerbangan berikan potongan harga tiket
AKP Edi menjelaskan, kejadian pertama terjadi di Warmindo depan SPBU UII, Jakal no 8, Besi, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman. Dalam peristiwa itu, korban mengalami luka di kepala bagian belakang sebelah kanan.
"Luka korban disebabkan akibat terkena pukulan tangan kosong dan helm yang dilakukan oleh 2 orang pelaku," jelasnya.
Sedangkan kejadian kedua, berada di dalam SPBU UII, Jakal no 8 Besi, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman. Dalam kejadian itu, korban mengalami memar di bawah mata kanan dan samping pelipis mata kanan terkena pukulan helm.
Tidak hanya itu, korban juga terkena pukulan tangan kosong yang dilakukan oleh beberapa orang diduga pelaku sekitar 9 orang. Kendati demikian, Edi belum bisa menjelaskan secara detail terkait peristiwa itu.
"Lain-lain masih dalam proses penyelidikan. Tim sudah turun ke lapangan untuk menyelidiki kasus itu," pungkasnya.(*)