Tim Safety Briefing melengkapi 4 tim yang sebelumnya sudah ada dalam bagian dari tim SPAB SMA Muhi.
Saat ini sudah ada 5 divisi dalam SPAB SMA Muhi yaitu tim Commander sebagai komandan lapangan, tim informasi, tim logistik, tim evaluasi yang saat ini di SMA Muhi sudah ada bagian Vertikal Rescue, dan tim safety briefing.
Menurut Muhammad Aalim selaku penanggung jawab teknis tim SPAB SMA Muhi, sekolah aman bencana adalah Satuan Pendidikan (SP) yang menerapkan standar sarana dan prasarana serta budaya yang mampu melindungi warga sekolah dan lingkungan di sekitarnya dari bahaya bencana.
Terdapat tiga pilar utama Satuan Pendidikan Aman Bencana yaitu Fasilitas Sekolah Aman, Manajemen Bencana di Sekolah dan Pendidikan Pencegahan dan Pengurangan Risiko Bencana.
Bayu Dwi Pinto Kurniawan, S.Sos. selaku wakil kepala bidang sarana prasarana menyatakan saat ini SMA Muhi telah memiliki tiga pilar utama Satuan Pendidikan Aman Bencana(SPAB) yang telah memetakan berbagai hal seperti: perawatan gedung, mitigasi non-struktural, keselamatan terhadap kebakaran, rencana kesiap siagaan bencana di tingkat keluarga, rencana areunifikasi keluarga, latihan (simulasi) sekolah, dan pendidikan akan keamanan struktural.
“SMA Muhi berkomitmen sebagai percontohan sekolah aman bencana di Provinsi DIY. Semoga SMA Muhi bisa memberdayakan sumber daya yang ada dalam upaya tanggap darurat – pemulihan, mitigasi-kesiap siagaan,penguatan system jaringan, dan pendidikan kebencanaan bagi peserta didik” pungkasnya. *