• Selasa, 24 Mei 2022

Sri Sultan HB X: Filantropi Ekonomi Islam Dapat Menjadi Solusi Mudah Mengatasi Pandemi

- Sabtu, 21 Agustus 2021 | 10:25 WIB
Ketua MES DIY periode 2021-2024 Drs Heroe Purwadi menerima estafet kepemimpinan dari ketua sebelumnya Dra H Mursida Rambe dan disaksikan ketua sebelumnya juga Hery Zudiyanto SE, MM. Akt. (Istimewa)
Ketua MES DIY periode 2021-2024 Drs Heroe Purwadi menerima estafet kepemimpinan dari ketua sebelumnya Dra H Mursida Rambe dan disaksikan ketua sebelumnya juga Hery Zudiyanto SE, MM. Akt. (Istimewa)

YOGYA, harianmerapi.com - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X sangat yakin, adanya zakat, infaq, sedekah (ZIS) yang selama ini dilakukan Umat Islam, dapat menjadi solusi kebangsaan mengatasi pandemi. Kekuatan penggalangan partisisipasi ZIS sebagaimana disampaikan Badan Wakaf Indonesia dapat mencapai Rp 180 trilyun pertahun.

"Artinya, filantropi ekonomi Islam dapat membantu mengatasi masalah-masalah yang muncul karena dampak ekonomi saat pandemi," kata Sri Sultan HB X saat memberikan sambutan secara daring pada pelantikan Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY periode 2021-2024, Kamis (19/8/2021).

Masih menurut Sultan, kebersamaan mengatasi masalah adalah kunci sukses, terlebih memahamkan bahwa ZIS yang selama ini hanya lebih banyak diperbincangkan di masjid, mushola atau pondok harus secara maasif dimasyarakatkan.

Baca Juga: Gantungkan Cita-cita Setinggi Langit 1: Banyak Teman Banyak Rezeki

"Sehingga keberadaan MES dapat lebih dirasakan masyarakat, karena memberikan solusi secara baik dan lebih bermanfaat," tambah Sultan.

Sementara itu salah satu pakar ekonomi MES DIY, DR. Akbar Susamto yg juga dosen FEB UGM menyampaikan, Pandemi Covid-19 memang berdampak cukup besar terhadap perekonomian DIY. Sepanjang tahun 2020, laju pertumbuhan ekonomi daerah ini negatif 2,69 persen.

Secara lebih khusus, dua sektor yang terkait erat dengan pariwisata, yaitu sektor transportasi dan sektor penyediaan akomodasi dan makan minum memiliki laju pertumbuhan yang sangat rendah yaitu negatif 20,21 dan 16,91 persen.

Tahun 2021, kemungkinan laju pertumbuhan ekonomi akan positif, tetapi belum dapat kembali ke posisi awal seperti sebelum Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Godbless Bakal Dianugerahi Penghargaan dari Presiden Setelah Berkarya Hampir Setengah Abad

"MES perlu ikut berupaya mendorong pergerakan aktivitas ekonomi di DIY. Mengingat Pandemi Covid-19 belum selesai, maka upaya mendorong aktivitas ekonomi tersebut harus tetap dilakukan secara hati-hati" kata Akbar yg juga ketua ICMI Sleman.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Terkini

X