Ridwan Kamil dinilai bisa melengkapi Partai Golkar

- Senin, 28 November 2022 | 18:08 WIB
 Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara 3rd International Convention on Indonesian Upstream Oil & Gas 2022 yang diselenggarakan SKK Migas, Kamis (24/11/2022).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara 3rd International Convention on Indonesian Upstream Oil & Gas 2022 yang diselenggarakan SKK Migas, Kamis (24/11/2022).

HARIAN MERAPI - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) hingga saat ini belum memutuskan keberpihakan dalam partai politik tertentu atau masih non-partai.

Namun menurut Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Cecep Hidayat, ada relasi saling melengkapi antara Emil dengan Partai Golkar.

"Jadi sebenarnya relasi antara Emil dan Golkar itu saling melengkapi," ujarnya.

Baca Juga: Cegah Covid-19 kembali meningkat, Wakil Bupati Sleman ajak masyarakat vaksin booster

Sejauh ini Emil memang belum memutuskan keberpihakan dalam partai politik tertentu. Namun pada beberapa kesempatan dia mengungkapkan akan merapat ke partai politik dan partai yang dipilih adalah partai yang dinilainya paling pancasilais.

Selain itu, Golkar juga punya persambungan tradisi kuat di Jabar. Golkar sempat menjadi partai dengan pendukung yang sangat besar di Jabar pada Pemilu 2004.

"Dari situ sebelumnya dari pernyataan itu ada kecenderungan Emil akan merapat ke Golkar," tandas Cecep.

Cecep menerangkan Emil membawa harapan untuk mendapatkan dukungan politik ketika memutuskan untuk bergabung ke Partai Golkar. Dukungan itu bisa berupa posisi cawapres pada 2024 ataupun nanti pada kontestasi 2029.

Baca Juga: Peminta sumbangan bencana gempa Cianjur di jalanan Karanganyar ditertibkan, ternyata ini alasannya

"Tentu saja, harapan Emil ke depannya dapat dukungan politik dari Golkar. Bisa jadi untuk cawapres di Pilpres 2024 ataupun nanti di Pilpres 2029," terusnya.

Sedangkan Golkar akan mendapat manfaat efek ekor jas dengan masuknya sosok RK ke partai berlambang beringin itu.

"Dari sisi Golkar, masuknya Emil berpotensi membawa efek ekor jas karena Emil merupakan tokoh paling populer di Jabar dan politisi yang paling populer dalam menggunakan media sosial," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku sudah melihat keindahan hubungan Ridwan Kamil dan partai berlambang pohon beringin.

Menurut Airlangga, keindahan hubungan Ridwan Kamil dan Golkar ini hanya memiliki satu perwujudan, yakni kemenangan Golkar dalam Pemilu 2024.

Ia mengatakan, untuk memenangi pemilu, salah satu kuncinya adalah memenangi salah satu provinsi di Pulau Jawa.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X