• Selasa, 16 Agustus 2022

Pelajar Bacok Pelajar, Polisi Turun Tangan

- Senin, 2 Agustus 2021 | 21:17 WIB
Parang yang dipakai pelaku membacok korban diamankan polisi (Foto:Humas Polsek Mlati)
Parang yang dipakai pelaku membacok korban diamankan polisi (Foto:Humas Polsek Mlati)

SLEMAN,harianmerapi.com-Seorang remaja berinisial AC (16) warga Tegalrejo, Yogyakarta, harus berurusan dengan pihak Polsek Mlati, Senin (2/8/2021). Penyebabnya, dia nekat membacok remaja lain di Jalan Monjali Mlati, Sleman. Motif penganiayaan itu tak jelas.

Akibat tindakanya, korban FY (15) warga Jalan Sukonandi, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta, luka pada bagaian pipinya. Saat ini, polisi masih terus mengembangkan kasus ini. Terhadap pelaku tidak dilakukan penahanan.

Kapolsek Mlati, Kompol Tony Priyanto SIK, melalui Kanit Reskrim Iptu Noor Dwi Cahyanto SH, Senin (2/8/2021).
Dikatakan Iptu Dwi, pelaku berhasil ditangkap akhir pekan lalu sekitar pukup 17.00 WIB di rumahnya, tidak lama setelah kejadian. Petugas juga turut mengamankan barang bukti sebilah parang panjang 60 centimeter.

"Dalam penangkapan itu, barang bukti juga kita temukan di rumahnya. Saat kita tangkap, pelaku langsung mengakui perbuatannya," jelasnya.
Dijelaskan, awalnya korban dan beberapa temannya berkumpul di salah satu rumah di Danurejan Yogya, Sabtu (24/7/2021) malam untuk makan-makan. Selanjutnya, teman korban mendapatkan pesan WhatsApp.

Pesan dari seseorang tersebut berisi diminta membantu mencari orang yang membacok. Mengetahui hal itu, mereka kemudian menghampiri salah satu temannya, setelah itu berkumpul di dekat di SMA Negeri 4 Yogyakarta.

"Setelah semua berkumpul, korban bersama teman-temanya mengendarai motor dengan rute keluar menuju Jalan Monjali hingga ke sekitar lokasi kejadian perkara," katanya.
Saat keluar gang, korban serta teman-temannya itu berpapasan dengan sepeda motor yang dikendarai pelaku yang membonceng dari utara. Tanpa alasan yang jelas, pelaku turun dari motor dan membacok korban mengenai pipi.

Dalam kondisi luka-luka akibat prang itu, korban lari ke arah Jombor kemudian menuju rumah sakit untuk berobat bersama temannya. Setelah mendapatkan perawatan, korban selanjutnya melapor ke Polsek Mlati.
"Motif pelaku tidak jelas. Masih kita lakukan pemeriksaan," tandasnya.

Usai laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi dan kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian diperiksa. Saat itulah identitas pelaku terungkap. Dia pun kemudian diamankan di rumahnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman di atas 4 tahun. Iptu Dwi juga menghimbau masyarakat untuk tidak keluar malam kalau tidak mendesak.*

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Terkini

X