• Senin, 24 Januari 2022

Selain Dua Harimau Hari dan Tino, Pengelola Ragunan Pastikan Tidak Ada Satwa Lain yang Terpapar Covid-19

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 15:48 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan dr hewan Endah Rumiyati memantau salah satu Harimau Sumatera yang sudah mulai sehat dari Covid-19 di Jakarta Selatan, Minggu (1/8/2021). (ANTARA/Sihol Hasugian) (Antara)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan dr hewan Endah Rumiyati memantau salah satu Harimau Sumatera yang sudah mulai sehat dari Covid-19 di Jakarta Selatan, Minggu (1/8/2021). (ANTARA/Sihol Hasugian) (Antara)

JAKARTA, harianmerapi.com - Satwa penghuni Taman Margasatwa Ragunan (TMR) Jakarta Selatan, dipastikan tidak ada lagi yang terpapar Covid-19. Demikian dikatakan Kepala Unit Pengelola TMR, dr hewan Endah Rumiyati, Minggu (1/8/2021).

"Selain Harimau Hari dan Tino tidak ada satwa di dalam TMR ini yang menunjukkan gejala Covid-19, jadi hanya harimau Hari dan Tino," ujar dr hewan Endah Rumiyati.

Ditambahkan Endah, tim medis akan melakukan observasi lebih lanjut untuk melihat bahwa kedua satwa dilindungi tersebut secara klinis sudah tidak menunjukkan gejala sakit.

Selanjutnya tim media akan melakukan pemeriksaan secara uji laboratorium untuk memastikan satwa tersebut negatif dari Covid-19.

Baca Juga: 46 Persen Lulus Kurang dari 4 Tahun, 315 Mahasiswa UKDW Yogyakarta Diwisuda secara Online

Lebih jauh Endah menuturkan bahwa pihaknya juga akan memeriksa satwa lain untuk memastikan seluruh satwa di Ragunan dalam kondisi sehat.

"Jadi kami melakukan tes karena harimau ini memiliki gejala klinis sakit, kami tak melakukan tes untuk satwa yang tidak menunjukkan klinis sakit. Tapi mungkin ke depan tidak menutup kemungkinan jika kami ingin mengecek semua satwa kita coba pikirkan agar kita lebih tahu," papar Endah.

Guna mencegah adanya potensi penularan dari manusia, Endah menuturkan akan memeriksa seluruh petugas agar memastikan terbebas dari gejala Covid-19.

Baca Juga: Gugus Tugas Sukoharjo Jemput 27 Warga Positif Covid-19 untuk Jalani Isolasi Terpusat

"Kita juga sudah melihat kondisi perawat tidak ada yang memiliki gejala klinis ke arah sakit. Memang sampai saat ini kami akan Tracing karena memang tidak ada perawat kami yang menunjukkan sakit, tapi kami tidak menutup kemungkinan memang kalau OTG jadi kami tetap tracing," tutur Endah.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X