• Rabu, 30 November 2022

Kasus DPO ditembak polisi di NTT, masih diselidiki, ini kronologinya

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 11:15 WIB
 Kapolda NTT Irjen Pol Setyo Budiyanto.  (ANTARA/Kornelis Kaha)
Kapolda NTT Irjen Pol Setyo Budiyanto. (ANTARA/Kornelis Kaha)


HARIAN MERAPI - Kasus tersangka pengeroyokan yang masuk daftar pencarian orang (DPO) yang ditembak polisi masih dalam penyelidikan Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).


Kapolda NTT Irjen Pol Setyo Budiyanto membenarkan kasus tersebut masih dalam penyelidikan Divisi Propam .


"Saya belum dapat laporan resmi soal hasil pemeriksaan propam, butuh waktu untuk mengumpulkan bukti pemeriksaan," katanya kepada wartawan di Kupang, Rabu.

Baca Juga: Kasus KDRT Lesty Kejora bergulir ke ranah hukum, polisi tunggu kesembuhan istri Rizky Billar dan hasil visum

Hal ini disampaikan Kapolda NTT berkaitan dengan kasus meninggalnya tersangka kasus pengeroyokan asal Kabupaten Belu bernama GYL yang ditembak polisi ketika melarikan diri.

Kapolda menyatakan bahwa saat ini anggota buru sergap (buser) Polres Belu yang menembak berinisial RRS sudah ditahan di Polres Belu untuk menjalani pemeriksaan.

Tak hanya RRS delapan anggota buser lainnya yang terlibat dalam pengejaran dan penembakan terhadap GYL hingga tewas, ikut ditahan di Polres Belu.

Baca Juga: Pelajaran berharga Tragedi Kanjuruhan, jadi titik balik persatukan suporter di Indonesia

Kapolda NTT itu mengatakan bahwa selain menunggu hasil penyelidikan oleh Propam Polda NTT, dirinya juga masih menunggu hasil otopsi.

"Kami juga masih menunggu hasil otopsi yang dilakukan oleh tim ahli forensik untuk mengetahui bagaimana hasil otopsinya," ujar dia.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah bayi Kades Ciputri selamat dari gempa Cianjur

Minggu, 27 November 2022 | 20:00 WIB

Bank Mandiri salurkan bantuan untuk korban gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 20:36 WIB
X