• Minggu, 27 November 2022

Polisi di NTT tembak DPO pengeroyokan hingga tewas, diperiksa Divisi Propam

- Rabu, 28 September 2022 | 10:15 WIB
Ilustrasi penembakan.  (ANTARA.)
Ilustrasi penembakan. (ANTARA.)



HARIAN MERAPI - Kasus penembakan terhadap DPO pengeroyokan hingga tewas di Nusa Tenggara Timur berbuntut.


Anggota Kepolisian Resor Belu Brigadir Polisi RRS yang menembak buronan kasus pengeroyokan hingga tewas, GYL harus menjalani pemeriksaan di Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur.

 

"Yang bersangkutan saat ini sudah diamankan dan sedang diperiksa oleh Tim Propam dari Polda NTT," kata Kepala Kepolisian Resor Belu Ajun Komisaris Besar Polisi Yoseph Krisbianto saat dihubungi dari Kupang, Rabu.

Baca Juga: Sirih merah manjur obati Tuberkulosis alias TBC, harus rutin hingga sembuh total

Selain Brigpol RRS, delapan orang anggota Polres Belu yang terlibat dalam pengejaran juga ikut diperiksa Divisi Propam Polda NTT untuk mengungkap kasus itu. Delapan orang tersebut, di antaranya tiga anggota Buser Satuan Reserse Kriminal, dua anggota Satuan Intelkam, serta dua anggota dari Polsek Tasifeto Timur dan Raimanuk.

 

Tak hanya itu, lanjut Kapolres, sebelum dilakukan pemeriksaan, senjata milik sejumlah anggota Buser Polres Belu itu juga sudah diamankan.

Demikian juga Brigpol RRS diamankan di Mapolres Belu untuk sementara waktu guna mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan setelah kejadian tersebut.

Baca Juga: 10 contoh soal CAT Panwascam 2022 pada Pemilu 2024, tema asas Pemilu dan pengawasan PPK

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank Mandiri salurkan bantuan untuk korban gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 20:36 WIB
X