• Kamis, 8 Desember 2022

Surati Polres Bantul, LKBH Pandawa minta kepolisian tangkap pelaku utama curas yang ditetapkan DPO

- Kamis, 15 September 2022 | 06:00 WIB
Salah satu ibu pelaku didampingi LKBH Pandawa saat memberikan surat kepada Polres Bantul. (Foto: Dok LKBH Pandawa )
Salah satu ibu pelaku didampingi LKBH Pandawa saat memberikan surat kepada Polres Bantul. (Foto: Dok LKBH Pandawa )

HARIANMERAPI.COM - Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Pandawa Yogyakarta meminta kepolisian Polres Bantul untuk bersikap tegas menangkap pelaku kejahatan curas yang ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Direktur LKBH Pandawa Yogyakarta, Gyovani Sarwolfram SH mengungkapkan, sebelumnya telah terjadi tindak kriminal sebagaimana laporan polisi nomor: LP-B/57/IV/2022/DIY/BTL/KASIHAN tertanggal 6 April 2022.

"Dalam permasalahan ini ada 3 orang pelaku tindak kriminal tetapi dari 3 pelaku tersebut hanya 2 orang pelaku yang ditangkap. Sedangkan yang satunya sampai saat ini masih belum juga dilakukan penangkapan," ujar Gyovani kepada wartawan usai melayangkan surat ke Polres Bantul, Rabu (14/9/2022).

Baca Juga: Sultan pastikan tidak ada PHK karyawan Malioboro Mall dan Hotel Ibis pasca aset dikembalikan ke Pemda DIY

Disebutkan, dalam kronologis permasalahan sangat jelas dan terang pelaku yang belum ditangkap itu merupakan pelaku utama.

Pihak kepolisian Resort Bantul memberikan alasan bahwa belum diketahui keberadaan dan saat ini sudah dalam masuk DPO.

Oleh polisi, keluarga pelaku yang ditahan diminta bantuannya untuk sama-sama mencari informasi keberadaan DPO.

Baca Juga: Cerita paranormal asli Bantul, sukses obati penyakit nonfisik, pelarisan sampai bantu pencalonan lurah

Selanjutnya keluarga dari 2 orang pelaku yang saat ini ditahan berupaya mencari keberadaan pelaku yang belum ditahan, hasilnya bisa ditemukan.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X